Belanja Online Picu Meningkatnya Kematian Ikan Paus, kok Bisa?

Suara Linimasa

Rabu, 01 Maret 2023 | 15:11 WIB
Belanja Online Picu Meningkatnya Kematian Ikan Paus, kok Bisa?
Ikan paus. Meningkatnya belanja online menyebabkan angka kematian paus yang naik. ((Pixabay/Jorg Petersen))

LINIMASA - Kebiasaan belanja online memang memberikan kemudahan dalam transaksi jual beli. Lonjakan belanja online mengalami kenaikan saat dunia diserang pandemi Covid-19

Selagi bisa berbelanja dari rumah, kenapa kamu harus repot-repot pergi ke mall atau swalayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Narasi itu yang kemudian populer saat pandemi mulai menerjang. Tagar di rumah aja menguatkan asumsi kalau belanja akan lebih praktis hanya dengan menggulirkan layar ponsel pintar lalu memiliki kebutuhan dan melakukan transaksi. 

Setelah beberapa waktu, barang idaman kamu akan sampai ke rumah tanpa kamu harus datang langsung ke penjualnnya. 

Namun, berdasarkan lapran The New York Time baru-baru ini, belanja daring ternyata berkontribusi terhadap lonjakan kematian ikan paus. Loh kok bisa? Yup, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini. 

Sejak awal Desember 2022, 23 ekor paus ditemukan mati di sepanjang Pantai Timur, Amerika Serikat. Berdasarkan data Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), kematian mamalia raksasa tersebut disebabkan oleh banyak faktor baik itu masalah lingkungan ataupun campur tangan manusia. 

NOAA menemukan pola kematian yang tidak biasa di antara populasi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) di Pantai Atlantik sejak 2016. 

Lonjakan kematian paus baru-baru ini sangat memprihatinkan. Tidak hanya bagi paus bukuk saja, melainkan paus minke, dan paus kanan Atlantik Utara yang menyandang status terancam punah. 

Hal itu mendorong NOAA untuk mengatasi krisis terkait kematian spesies ikan paus tersebut. Direktur urusan publik NOAA, Lauren Gaches menyebutkan perubahan iklim menjadi salah satu indikator yang membuat sejumlah paus tersebut meregang nyawa. 

baca juga

Pemanasan lautan menyebabkan ikan raksasa tersebut bergerak lebih dekat ke pantai karena sumber makanannya--ikan-ikan kecil, mendekati area pantai akibat perubahan iklim. 

"Kami melihat banyak spesies laut beradaptasi dengan pindah ke daerah baru di mana kondisinya lebih menguntungkan," kata Gaches.

"Mengubah distribusi mangsa berdampak pada spesies laut yang lebih besar dan bergantung pada mereka. Ini dapat menyebabkan peningkatan interaksi dengan manusia karena beberapa paus bergerak lebih dekat ke habitat dekat pantai," tambahnya. 

Masalah baru muncul, di mana saat paus mendekat ke perairan dangkal di dekat pantai untuk mencari mangsa, maka ia secara tidak langsung mendekati ajalnya karena area tersebut merupakan jalur kapal kargo

Lalu lintas kapal kargo menunjukan angka yang semakin banyak selama tiga tahun terakhir. Kenaikan tersebut karena meningkatnya belanja online. 

Fenomena belanja online mulai mengalami lonjakan sejak dimulainya pandemi Covid-19. Kapal kargo yang bertugas mengangkut barang-barang yang dipesan secara daring melintasi Atlantik ke Pelabuhan New York dan New Jersey.

Data dari Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey menunjukkan adanya peningkatan volume sebesar 27 persen pada 2020, dibandingkan tahun sebelumnya. 

NOAA pun mengusulkan adanya batasan kecepatan kapal kargo yang melintas ke area tempat paus berburu mangsa. Hal itu diharapkan agar paus bisa bergerak keluar dari jalur lalu lintas kapal kargo. 

Faktanya hal itu sia-sia karena Paus akan tetap mengejar mangsa mereka. 

"Ketika paus berada di saluran ini, Anda harus menyilangkan jari dan berharap tidak ada tabrakan," kata Direktur Eksekutif kelompok riset Gotham Whale, Paul Sieswerda, direktur eksekutif kelompok riset Gotham Whale, sebagaimana dilansir dari The Times. 

Melansir USA Today, kapal kargo yang menabrak paus bisa menyebabkan mamalia tersebut mengalami cedera internal seperti trauma tumpil dan baling-baling kapal yang mengenai paus bisa menyebabkan cedera serius. Dua ekor paus yang mati pada Februari 2023 dikonfirmasi karena ditabrak kapal kargo. 

Masalah kematian paus akibat ditabrak kapal kargo bukan yang pertama kalinya. Pada 2022, ilmuan mulai menyerkan agar kapal kargo mulai mengganti jalurnya untuk melindungi spesies paus biru yang terancam punah di sekitaran lepas pantai Sri lanka. 

Mediterranian Shipping Company, jalur kontainer terbesar dunia memenuhi permintaan untuk mengubah jalur lalu lintas kapal kargo. Aktivis hewan menyebut hal itu bisa mengurangi kecelakaan terhadap paus akibat serangan kapal sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Populasi China Susut 850 Ribu Jadi 1,41 Miliar, Berpotensi Disalip India

Populasi China Susut 850 Ribu Jadi 1,41 Miliar, Berpotensi Disalip India

Linimasa | Rabu, 01 Maret 2023 | 09:30 WIB

Sektor Ini Tahan Banting Diterjang Resesi, Apa Penyebabnya?

Sektor Ini Tahan Banting Diterjang Resesi, Apa Penyebabnya?

Linimasa | Rabu, 01 Maret 2023 | 08:00 WIB

Jangan Sampai Tertipu! Ini 5 Tips Belanja Online agar Aman dan Gak Kecewa

Jangan Sampai Tertipu! Ini 5 Tips Belanja Online agar Aman dan Gak Kecewa

Your Say | Senin, 27 Februari 2023 | 10:27 WIB

Sering Belanja Online, Begini Tips Agar Data Pribadi Tak Disalahgunakan

Sering Belanja Online, Begini Tips Agar Data Pribadi Tak Disalahgunakan

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2023 | 14:07 WIB

Pandemi Mereda, Jumlah Kunjungan di Mal Meningkat hingga 90 Persen

Pandemi Mereda, Jumlah Kunjungan di Mal Meningkat hingga 90 Persen

Foto | Sabtu, 25 Februari 2023 | 16:55 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×