LINIMASA - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong baru-baru ini mendapat sorotan buruk karena penyaa dia yang minta skuad Garuda tidak puasa saat melakoni laga laga FIFA Matchday melawan Burundi.
Laga tersebut memang akan berlangsung saat umat Muslin menjalani ibadah puasa, yaitu pada 25 dan 28 Maret 2023.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh pelatih asal Korea itu demi performa pemain di lapangan. Shin Tae-yong tau kalau pemain Timnas Indonesia ini di dominasi oleh pemain yang beragama Islam.
Namun ia juga tak sembarangan mengintruksikan hal tersebut karena akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemimpin agama untuk jalan tengah.
Namun, pernyataan Shin Tae-yong itu kemudian menuai pro dan kontra. Tak sedikit yang memberikan cibiran dan dibanding-bandingkan dengan Premier League yang akan memberikan jeda 'water break' untuk buka puasa saat laga.
Sedikit mundur ke belakang pada 2017, permintaan tak puasa juga pernah dilakukan seorang pelatih lain ketika menangani Timnas Indonesia U-19, yakni Indra Sjafri.
Ketika itu, Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Kejuaraan Toulon Prancis. Dikarenakan pertandingannya dihelat sore hari, maka pemain muslim Garuda Muda diminta tak puasa dan diganti di lain hari.
"Kemarin sempat ada ustadz yang memberikan ceramah dan bilang puasa ini bisa diganti," kata Indra Sjafri di laman PSSI waktu itu.
"Tapi untuk ofisial semua wajib puasa bagi yang muslim. Kalau pemain hari ini tanding kita tidak puasa. Setelah itu puasa. Nanti diganti puasa yang bolongnya," lanjutnya.
Baca Juga: Berusia 75 Tahun, Roy Hodgson Pelatih Tertua Sepanjang Sejarah Liga Inggris
Sehingga, apa yang diinginkan Shin Tae-yong sebenarnya bukan hal baru di sepak bola Indonesia.

Ketika itu, Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Kejuaraan Toulon Prancis. Dikarenakan pertandingannya dihelat sore hari, maka pemain muslim Garuda Muda diminta tak puasa dan diganti di lain hari.
"Kemarin sempat ada ustadz yang memberikan ceramah dan bilang puasa ini bisa diganti," kata Indra Sjafri di laman PSSI waktu itu.
"Tapi untuk ofisial semua wajib puasa bagi yang muslim. Kalau pemain hari ini tanding kita tidak puasa. Setelah itu puasa. Nanti diganti puasa yang bolongnya," lanjutnya.
Sehingga, apa yang diinginkan Shin Tae-yong sebenarnya bukan hal baru di sepak bola Indonesia.