LINIMASA - Petarung kelas ringan UFC, Tony Ferguson ditangkap karena mengemudi ndi bawah pengaruh alkohol. Musuh bebuyutan Khabib Nurmagomedov tersebut menabrak dua mobil yang diparkir di halaman parkir sebuah kelab malam di Holywood.
Melansir laman MMA Fighting, truk Ferguson sampai terbalik akibat insiden kecalakaan tersebut. Ferguson pun akhirnya harus ditangkap polisi, tapi ia menolak untuk menjalani serangkaian tes.
Berdasarkan laporan dari TMZ, Ferguson sangat tidak kooperatif saat berada di lokasi dan dimintai keterangan. Namun, mantan pemegang sabuk interim kelas ringan UFC tersebut tidak mengalami luka dalam insiden kecelakaan itu.
Seorang juru bicara kepolisian Los Angeles (LAPD) mengonfirmasi penangkapan Ferguson tersebut. Petarung aktif MMA tersebut ditangkap pada Minggu (7/5/2023) dengan dugaan mengendara dalam kondisi mabuk alias drive under influence (DUI).
Ferguson menabrak dua mobil yang sedang terparkir. Petarung berusia 39 tahun tersebut ditangkap pada Minggu sekitar pukul 2 pagi waktu setempat.
Ia didakwa dengan pelanggaran ringan dan harus membayarkan jaminan sebesar 30 ribu dolar AS. Ferguson pun dibebaskan pada pukul 12.12 malam. Pengadilan Tinggi Los Angeles akan menyidangkan kasus Ferguson pada 1 Juni 2023, mendatang.
Untuk diketahui, Ferguson merupakan petarung cukup fenomenal di UFC khususnya di kelas ringan. Ia terakhir berbagi oktagon dengan Nate Diaz pada September 2022 di helatan UFC 279.
Performa Ferguson kini tengah menjadi sorotan karena ia dalam catatan raihan minor setelah kalah dalam lima kali pertandingan terakhirnya. Selain kalah dari Nate Diaz, Ferguson pun kalah masing-masing dari Justin Gaethje, Michael Chandler, Charles Oliveira, dan Beneil Dariush.
Ferguson tercatat menggenggam rekor petarung paling banyak winning strike dengan torehan menang dalam 12 pertarungan secara beruntun di kelas ringan UFC. Rekornya tersebut sama dengan torehan yang dicatatkan Khabib Nurmagomedov.
Baca Juga: Luhut Sodorkan Nama Cawapres ke Surya Paloh, Anies: Tidak Penting