Mengaku Nonton Bokep, Ganjar Pranowo: Wong Saya Suka kok

Suara Linimasa | Suara.com

Senin, 15 Mei 2023 | 19:00 WIB
Mengaku Nonton Bokep, Ganjar Pranowo: Wong Saya Suka kok
Ganjar Pranowo (Istimewa)

LINIMASA - Calon presiden yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo, mengungkapkan bahwa dirinya pernah menonton film dewasa atau film porno. Pernyataan tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier yang kemudian viral kembali.

Dalam podcast tersebut, Ganjar Pranowo dengan jujur mengakui kegemarannya menonton konten dewasa. Ia menyatakan, "Eh, kalau saya nonton film porno itu salahnya di mana, wong saya suka kok. Saya sudah dewasa dan punya istri." ujar Gajar Pranowo.

Ganjar Pranowo juga mengungkapkan bahwa pernah mengirimkan konten tersebut secara tidak sengaja. 

"Saya pernah nggak sengaja mencet, terus kemudian gak sengaja mengirim," ujarnya pula.

Namun, ia menekankan bahwa kesalahan sebenarnya bukan terletak pada menonton film dewasa itu sendiri, melainkan pada penyebarluasannya kepada orang lain atau melalui media sosial. Menurutnya, tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Ganjar Pranowo berpendapat bahwa menonton film dewasa adalah hal yang wajar bagi seorang pria yang sehat. Ia menyatakan, "Saya orang sehat kok kecuali saya enggak sehat. Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu. Coba salahnya di mana?" Ganjar Pranowo menegaskan bahwa sebagai orang dewasa yang sehat, menonton konten dewasa adalah hal yang normal.

Meskipun Ganjar Pranowo mengakui ketertarikannya terhadap konten tersebut, ia menekankan bahwa tidak melakukannya setiap hari. Ia menegaskan bahwa terdapat ruang privat yang tidak boleh disebarluaskan kepada orang lain.

Kontroversi mengenai pernyataan Ganjar Pranowo ini memunculkan perdebatan mengenai etika dan privasi seseorang. Sejumlah pihak berpendapat bahwa sebagai seorang calon presiden, Ganjar Pranowo seharusnya menjaga citra dan moralitasnya. 

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa kehidupan pribadi seorang individu tidak seharusnya menjadi bahan perdebatan publik, terlebih jika tidak melanggar hukum.

Terkait masalah ini, masih belum diketahui apakah pernyataan Ganjar Pranowo akan berdampak terhadap pencalonannya sebagai presiden. Hal ini masih menunggu respons dan tanggapan dari partai politik dan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinilai Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Deretan Kontroversi Moeldoko

Dinilai Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Deretan Kontroversi Moeldoko

Kotak Suara | Senin, 15 Mei 2023 | 15:06 WIB

Kualitas Personal Ganjar Dianggap Paling Baik Dibandingkan Prabowo dan Anies

Kualitas Personal Ganjar Dianggap Paling Baik Dibandingkan Prabowo dan Anies

Kotak Suara | Senin, 15 Mei 2023 | 13:05 WIB

Elektabilitas Pasca Deklarasi Capres, Survei SMRC: Ganjar Teratas, Prabowo Stabil, Anies Menurun!

Elektabilitas Pasca Deklarasi Capres, Survei SMRC: Ganjar Teratas, Prabowo Stabil, Anies Menurun!

Video | Senin, 15 Mei 2023 | 13:30 WIB

Rekam Jejak Moeldoko, Mendadak Riuh Didukung Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Rekam Jejak Moeldoko, Mendadak Riuh Didukung Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

News | Senin, 15 Mei 2023 | 12:00 WIB

Asa PPP di Pilpres 2024: Ganjar Pranowo Bisa Berduet dengan Sandiaga

Asa PPP di Pilpres 2024: Ganjar Pranowo Bisa Berduet dengan Sandiaga

Kotak Suara | Senin, 15 Mei 2023 | 10:40 WIB

Terkini

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:59 WIB

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal

Jakarta | Senin, 18 Mei 2026 | 23:44 WIB

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 23:30 WIB

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:26 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 23:13 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB