Ganjar Pranowo Tegur Sekda DKI Jakarta Soal Kondisi Pasar Tanjung Priok, Tsamara Amany: Memang Berwenang

Suara Linimasa

Minggu, 25 Juni 2023 | 00:31 WIB
Ganjar Pranowo Tegur Sekda DKI Jakarta Soal Kondisi Pasar Tanjung Priok, Tsamara Amany: Memang Berwenang
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan (Instagram)

LINIMASA - Telepon yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta terkait keluhan pedagang Pasar Anyar Bahari di Tanjung Priok, Jakarta, telah menjadi sorotan publik belakangan ini. 

Banyak kalangan yang mengkritik langkah tersebut, menganggapnya sebagai tindakan yang melampaui kewenangannya. Namun, ada juga yang membela Ganjar, seperti Tsamara Amany, mantan politisi PSI dan pendukung Ganjar Pranowo yang menganggap bahwa telepon tersebut merupakan langkah tepat yang diambil oleh Ganjar. 

Dia berpendapat bahwa sebagai seorang pejabat, Ganjar memiliki akses dan koneksi yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat. Meski kontroversial, Tsamara berpendapat bahwa langkah Ganjar layak dipahami dan didukung.

Dalam sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya, @TsamaraDKI, Tsamara Amany menjelaskan alasan mengapa dia membela Ganjar Pranowo. Dia menegaskan bahwa Ganjar memiliki keistimewaan berupa akses dan koneksi sebagai seorang pejabat. 

Selain itu, Ganjar juga menyadari bahwa Jakarta bukanlah kewenangannya sebagai gubernur Jawa Tengah, oleh karena itu, dia menelepon Pejabat Gubernur DKI Jakarta yang berwenang. Tsamara berpendapat bahwa lebih baik jika akses dan koneksi tersebut digunakan untuk membantu orang lain daripada hanya berdiam diri. 

Tsamara juga menyinggung bahwa jika ada kepala daerah lain yang mengajukan keluhan terkait Jawa Tengah kepada Ganjar, Ganjar juga akan senang dan merasa terbantu. Tsamara berpendapat bahwa telepon Ganjar bukanlah hal baru dan seharusnya tidak menjadi berita besar.

"Sebagai seorang pejabat, Pak Ganjar punya privilege berupa akses & koneksi. Beliau juga sadar bahwa Jakarta bukan kewenangannya, maka itu telp Pj Gub DKI yg memang berwenang. Bukannya lebih baik jika akses & koneksi itu dipakai untuk bantu orang lain, dibanding hanya berdiam diri?," tulis Tsamara melalui akun twitternya, @TsamaraDKI dikutip Linimasa Suara.

Namun, tidak semua tanggapan terhadap Tsamara dan pembelaannya terhadap Ganjar Pranowo positif. Warganet yang mengomentari cuitan Tsamara memiliki pendapat yang beragam. 

Salah satu di antaranya datang dari Sutan Mangara Harahap melalui akun Twitter @sutanmangara, yang menyebut telepon Ganjar sebagai "ngeles tingkat tiang jemuran" dan menduga bahwa langkah tersebut hanyalah cara Ganjar mencari popularitas menjelang pemilu. 

baca juga

Sebelumnya, Ganjar Pranowo melakukan sosialisasi bersama relawannya di Pasar Anyar Bahari, Jakarta pada Sabtu (24/6/2023). Selama kegiatan tersebut, Ganjar menelepon Pejabat Gubernur DKI Jakarta, Heru, dan Sekda DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, untuk menyampaikan sejumlah permasalahan yang dikumpulkan dari pedagang. 

Salah satu isu yang dibahas adalah pembayaran retribusi yang dianggap terlalu memberatkan para pedagang. Dalam percakapan telepon tersebut, Ganjar meminta agar retribusi tersebut dapat diringankan.

Tentunya, telepon Ganjar kepada pejabat DKI Jakarta tersebut menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Beberapa warganet mempertanyakan tindakan Ganjar, mengkritiknya sebagai tindakan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang kepala daerah. 

Mereka berpendapat bahwa Ganjar seharusnya menggunakan saluran komunikasi yang lebih tepat, seperti pertemuan resmi atau pertukaran pesan secara pribadi, daripada menelepon di tempat umum dan dihadiri oleh wartawan. Kritik tersebut juga mengarah pada dugaan bahwa tindakan Ganjar mungkin hanya untuk mencari popularitas menjelang pemilihan umum.

Namun, di sisi lain, terdapat juga pendapat yang mendukung langkah Ganjar. Tsamara Amany, seorang mantan politisi PSI yang diketahui sebagai pendukung Ganjar Pranowo, berpendapat bahwa telepon tersebut merupakan langkah yang tepat. 

Tsamara menyatakan bahwa Ganjar memiliki akses dan koneksi sebagai seorang pejabat, dan dia menggunakan kesempatan tersebut untuk membantu masyarakat. Tsamara juga menyoroti bahwa jika kepala daerah lain menghadapi keluhan terkait wilayahnya, mereka juga akan senang dan merasa terbantu jika Ganjar memberikan respons yang serupa. 

Menurutnya, telepon Ganjar seharusnya tidak menjadi berita besar karena hal tersebut bukanlah hal baru dan lebih fokus pada upaya membantu masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Fakta: Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Ketua Umum PKB, Benarkah?

Cek Fakta: Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Ketua Umum PKB, Benarkah?

Linimasa | Minggu, 25 Juni 2023 | 11:30 WIB

Sinyal Jokowi Endorse Erick Thohir Dampingi Ganjar di Pilpres 2024 Makin Kuat

Sinyal Jokowi Endorse Erick Thohir Dampingi Ganjar di Pilpres 2024 Makin Kuat

Kotak Suara | Minggu, 25 Juni 2023 | 11:07 WIB

Isu Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka di KPK, AHY: Jangan Ada Kriminalisasi

Isu Anies Baswedan Bakal Jadi Tersangka di KPK, AHY: Jangan Ada Kriminalisasi

News | Minggu, 25 Juni 2023 | 07:27 WIB

Semangati Ganjar Maju Nyapres, Presiden Jokowi: Selamat Berjuang untuk Menang

Semangati Ganjar Maju Nyapres, Presiden Jokowi: Selamat Berjuang untuk Menang

Kotak Suara | Minggu, 25 Juni 2023 | 04:00 WIB

Hadiri Perayaan Bulan Bung Karno, Elite PAN, PKB dan Golkar Diketawain Kader PDIP, Begini Ceritanya

Hadiri Perayaan Bulan Bung Karno, Elite PAN, PKB dan Golkar Diketawain Kader PDIP, Begini Ceritanya

Kotak Suara | Minggu, 25 Juni 2023 | 05:00 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×