LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan Arya Saloka akan beradegan romantis dengan Amanda Manopo di sinetron Cinta Tanpa Karena. Disebutkan pula bahwa Arya Saloka akan berperan sebagai suami Amanda Manopo di sinetron tersebut.
Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube Aldy Productions melalui unggahan sebuah video pada Jumat (7/7/2023). Baru tayang enam jam, unggahan video tersebut sudah ditonton sebanyak 1,2 ribu kali pengguna YouTube.
"ADEGAN ROMANTIS DI SINETRON CINTA TANPA KARENA! arya dan manda akan menjadi suami istri," judul unggahan video tersebut.
Gambar sampul video menampilkan foto Amanda Manopo dan Arya Saloka yang diduga merupakan editan. Arya Saloka tampak mengenakan jas putih sementara Amanda Manopo mengenakan dress berkelir abu dan tampak sedang hamil.
"Cinta tanpa karena episode terakhir," narasi yang tertulis di thumbnail video.
Lantas apakah benar klaim yang dinarasikan dalam video tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta, tidak ditemukan bukti valid ataupun keterangan resmi yang menyebutkan bahwa Arya Saloka akan berperan sebagai suami Amanda Manopo di sinetron Cinta Tanpa Karena.
Arya Saloka hingga kini masih memerankan Aldebaran, tokoh utama di sinetron Ikatan Cinta yang kini sudah melewati 1.000 episode lebih.
Alih-alih menunjukkan bukti akurat terkait klaim yang disebutkan dalam judul, narator dalam video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut malah menyebutkan keinginan fans Arya Saloka dan Amanda Manopo agar suami Putri Anne tersebut bisa gabung ke sinetron Cinta Tanpa Karena.
Hingga akhir video, tak ditemukan adanya keterangan resmi ataupun bukti akurat terkait klaim yang dibangun pembuat video dalam judul.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan video di kanal YouTube Aldy Productions berjudul "ADEGAN ROMANTIS DI SINETRON CINTA TANPA KARENA! arya dan manda akan menjadi suami istri" merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta Suara Linimasa, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.