Si Kecil Main Game Terus? Tenang Moms, Ini 5 Tips Mengatasi Anak Kecanduan Bermain Game

Mamagini | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 09:49 WIB
Si Kecil Main Game Terus? Tenang Moms, Ini 5 Tips Mengatasi Anak Kecanduan Bermain Game
Si Kecil Main Game Terus? Tenang Moms, Ini 5 Tips Mengatasi Anak Kecanduan Bermain Game

Game merupakan salah satu pelarian terbaik untuk menyenangkan diri yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tak terkecuali oleh anak-anak. Pada kenyataannya, bermain game dapat meningkatkan kreativitas dan dapat mengasah otak anak, namun harus dibatasi agar tidak menjadi kebiasaan buruk bagi anak.

Semakin populernya game berbasis online yang dapat dimainkan di smartphone, membuat anak-anak semakin mudah memainkan game online dimanapun dan kapanpun. Peran orang tua tentunya diperlukan untuk mengawasi si kecil supaya tidak kecanduan dalam bermain game.

Banyak sisi positif dalam bermain game yang dapat membantu perkembangan anak, namun ketika anak kecanduan dalam bermain game, faktor psikologis anak serta kesehatan fisiknya dapat terganggu. Berikut adalah tips-tips yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi kecanduan anak bermain game:

Bersikap Tegas, Jangan Keras

Bersikap tegas terhadap si kecil sangatlah penting dalam perkembangan masa kecil mereka. Orang tua dapat mengajarkan si kecil secara tegas namun lembut tentang kecanduannya dalam bermain game, jangan sampai orang tua terlalu keras dalam mendidik si kecil karena dapat mempengaruhi kesehatan mental serta fisik si kecil

Orang tua dapat menetapkan peraturan kepada si kecil seperti menyelesaikan tugas sekolahnya terlebih dahulu sebelum bermain game atau dengan menetapkan jam-jam tertentu bagi si kecil untuk bermain game.

Dengan bersikap tegas, orang tua dapat mengurangi kecanduan si kecil dalam bermain game secara signifikan dan mengajarkan anak untuk patuh kepada orang tuanya.

Ajari Anak Sosisalisasi

Orang tua dapat mengajarkan si kecil untuk bersosialisasi dengan keluarga atau teman sebayanya. Ketika si kecil sering berinteraksi dengan keluarga atau teman sebayanya, si kecil akan mulai secara perlahan mengurangi aktivitasnya dalam bermain game.

Akan tetapi,orang tua harus mendampingi si kecil dalam bersosialisasi agar si kecil tidak terjerumus ke dalam kegiatan sosialisasi yang cenderung negatif dan dapat berakibat buruk bagi si kecil.

Eksplorasi Bakat Anak

Orang tua dapat mencegah kecanduan si kecil dalam bermain game dengan mencari tahu bakat apa yang dimilikinya dan menerapkannya sebagai gaya hidup baru untuknya.

Apabila si kecil senang berolahraga fisik seperti sepak bola, ajak ia untuk menggeluti dunia sepak bola lebih dalam dengan mengajak si kecil bergabung ke dalam akademi sepak bola atau ekskul di sekolahnya.

Cara ini terbukti efektif untuk melepas anak dari kecanduannya bermain game sekaligus mengasah bakat anak dalam bidang-bidang tertentu yang ia sukai.

Jauhkan Gadget atau Konsol dari Anak

Jauhkan gadget atau konsol dari anak terbukti cukup ampuh untuk mengurangi kecanduan anak dalam bermain game. Hal tersebut dapat membiasakan si kecil untuk mencari aktivitas baru dan orang tua dapat membimbing si kecil untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi si kecil.

Namun dalam prosesnya, biasanya si kecil akan merengek dan menangis karena tidak dapat bermain game. Di saat itu, orang tua harus bersifat tegas dan menasihati si kecil untuk tidak bermain game terlalu sering dan membimbingnya untuk melakukan aktivitas positif bagi si kecil.

Bicarakan Dampak Negatif Bermain Game Kepada Anak

Mulai ajarkan si kecil untuk memikirkan hal-hal apa saja yang berdampak buruk kepadanya. Jelaskan dampak negatif apa saja ketika si kecil bermain game secara berlebihan.

Jelaskan dampak negatif kepada si kecil seperi nilai pelajarannya yang menurun di sekolah, fisiknya yang mulai gampang kelelahan dan tidak dapat bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Game Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis ke iOS, Android, dan PC

Game Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis ke iOS, Android, dan PC

Tekno | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:34 WIB

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:29 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Apakah Benar Anak Dibawah 16 Tahun Tidak Boleh Main Medsos? Ini Penjelasannya

Apakah Benar Anak Dibawah 16 Tahun Tidak Boleh Main Medsos? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic

65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral

Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 23:12 WIB

Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim

Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:53 WIB

Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu

Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu

Jakarta | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:41 WIB

Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak

Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak

Lampung | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:27 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan

PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan

Sumsel | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:02 WIB

Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar

Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2026 | 22:00 WIB

ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?

ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:55 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Sulsel | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:40 WIB

Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI

Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI

Jatim | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:34 WIB