Sebagai bagian dari hiburan untuk publik, di setiap negara tentu ada berbagai jenis venue pertunjukan atau hiburan. Salah satu yang paling populer dan sudah banyak dikenal adalah bioskop.
Meski secara umum sama saja, nyatanya tampilan, pengelolaan maupun aturan bioskop di berbagai negara bisa berbeda-beda. Nah, berhubung budaya Korea khususnya Korea Selatan saat ini sangat akrab dengan warga Indonesia, mungkin ada yang penasaran kira-kira apa bedanya bioskop di Indonesia dengan bioskop Korea.
Baru-baru ini, seperti ditulis Guideku.com, seorang wanita pun berbagi pengalamannya ketika menonton film di bioskop Korea Selatan. Lewat akun TikTok @aisyah.putt, wanita ini pun bercerita tentang perbedaan bioskop di Korea Selatan dan Indonesia.
Sebagaimana ditunjukkan dalam videonya, pertama, dari segi urutan kursi saja ternyata sudah cukup berbeda. Di Korea Selatan, urutan nomor kursi yang digunakan adalah dari bawah ke atas.
Artinya, di Korea deretan kursi A akan berada di bagian bawah, sedangkan nomor urut terakhir di atas. Hal ini cukup berbeda dengan di Indonesia di mana deretan kursi A biasanya berada di bagian paling atas (paling jauh).
Tapi itu baru dari sisi tampilan atau penataan tempat duduk di bioskopnya. Yang justru menarik, seperti disampaikan pemilik akun tersebut, adalah suatu hal kecil terkait penayangan film di bioskop Korea tersebut.
Disebutkannya, bahwa pada penayangan bagian akhir film, pun ternyata ada perbedaan cukup menyolok. Tepatnya, di bioskop negeri ginseng itu saat di bagian kredit filmnya menampilkan nama orang-orang yang berperan pada proses pembuatan film, lampu di dalam bioskop masih padam.
Seiring itu, setiap penonton pun tak beranjak dari kursi penonton, hingga film benar-benar berakhir dan lampu bioskop dinyalakan. Hal ini tampaknya cukup jamak di luar negeri, dan dinilai sebagai hal wajar dan justru baik.
"Ya, setidaknya kita harus tahu dong, orang-orang penting yang berperan di balik film-film hebat," ungkap wanita itu pula dalam unggahannya.
Baca Juga: 8 Cara Memotong Kuku Dengan Baik dan Benar
Seperti diungkapkan oleh beberapa komentar pula, banyak netizen sependapat dengan wanita ini, bahwa itu adalah bentuk apresiasi kepada orang-orang yang bekerja pada film tersebut.
"Setuju banget. Menghargai orang di balik layar itu perlu karena sama-sama kerja keras juga," komentar seorang warganet.
"Pentingnya menghargai orang-orang di balik layar. Jadi nggak melulu memuji aktor aktrisnya doang," ujar netizen lain lagi.
"Kadang di Indonesia, film credit belum selesai, lampu udah nyala, cleaning service-nya juga udah datang, jadi seakan diusir lebih cepat," tulis warganet lainnya menambahkan komentar.
Hingga Selasa (12/7) kemarin, video menarik di Tiktok ini cukup viral, bahkan sudah ditonton sebanyak lebih dari 140 ribu kali. Komentar yang diberikan netizen pun cukup banyak di video itu, yang sebagian mendukung komentar si wanita pengunggah konten itu sendiri.