Menghadapi penolakan dalam hubungan dan peluang karier, terkadang membuat seseorang jadi kehilangan motivasi, bahkan merasa masa depannya terasa sangat jauh.
Jika sudah demikian, wajar jika pertanyaan "Kenapa saya selalu ditolak?" sering muncul di kepala.
Tentu saja, semua hal pasti memiliki alasan, termasuk kenapa kita selalu saja mendapat penolakan, baik dalam hal asmara maupun karier. Seperti ditulis Suara.com yang mengutip Times of India, berikut 4 alasan mengapa Anda sering mendapat penolakan.
1. Trauma Masa Kecil
Memiliki orang yang menimbulkan kerusakan emosional dan fisik dapat membahayakan kamu dengan cara yang bahkan tidak dapat kamu bayangkan. Hal yang terpenting adalah ketidakmampuanmu untuk mempercayai atau membentuk hubungan yang kuat. Trauma yang kamu hadapi di masa kecil dapat dipicu oleh penolakan masa kini.
2. Harga Diri yang Rendah
Harga diri yang sangat rendah bisa menjadi alasan utama mengapa kamu selalu ditolak. Ketika kurang percaya diri, yang diperlukan di hampir semua aspek kehidupan. Alih-alih membuat dirimu tumbuh, malah kamu membiarkan orang lain untuk menarik dan melucuti peluangmu.
3. Nilai-nilai Negatif
Ketika kamu memiliki nilai-nilai negatif yang menimbun pikiranmu sendiri. Pada saat itulah kamu akan berhenti membantu dan bersikap baik kepada orang lain. Dengan demikian penolakan datang. Padahal pikiran yang positif akan membantumu mencapai posisi yang sukses baik dalam hubungan ataupun karir.
Baca Juga: Catat! Inilah 4 Tips Diet yang Efektif dan Cepat Menurunkan Berat Badan
4. Gangguan Kepribadian
Gangguan kepribadian atau mendapat penolakan di masa kecil bisa menjadi alasan besar mengapa kamu sering menghadapi penolakan. Kurangnya pemahaman dari orang lain tentang gangguanmu mungkin membuat kamu sulit untuk berbaur. Orang lain mungkin melihat perilakumu aneh dan tidak biasa. Maka dari itu mereka merasa tak nyaman mengajakmu untuk berbaur ke lingkaran mereka.
Nah, itulah antara lain 4 alasan mengapa kita sering mendapat penolakan baik dalam hal karier maupun asmara. Sudah paham sekarang?