6.Alkohol
![Ilustrasi minuman beralkohol [Pixabay]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/03/1-ilustrasi-minuman-beralkohol-pixabay.jpg)
Konsumsi alkohol dapat membuat obat-obatan yang kalian konsumsi menjadi kurang efektif bahkan tidak berguna, seperti obat jantung dan tekanan darah.
Selain itu, alkohol dapat merangsang obat-obatan lain menjadi lebih kuat dan efek samping tersebuh dapat membahayakan tubuh kalian.
7.Kopi
![Ilustrasi secangkir kopi hitam [suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/03/1-ilustrasi-secangkir-kopi-hitam-unsplash.jpg)
Kopi dapat melemahkan obat antipsikotik seperti lithium dan clozapine dan dapat meningkatkan efek dari obat-obatan seperti aspirin, albuterol dan epinefrin.
Kopi juga dinilai dapat menghambat tubuh kalian untuk menyerap obat-obatan atau makanan serta minuman yang mengandung zat besi.
8.Ginseng
![Ilustrasi ginseng [Shutterstock]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/03/1-ilustrasi-ginseng-shutterstock.jpg)
Ginseng dapat menurunkan efek warfarin serta membuat kalian mengalami pendarahan apabila kalian mengonsumsi obat pengencer darah seperti heparin atau aspirin.
Ginseng juga dapat menurunkan efek obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dan naproxen. Jika kalian mengonsumsi obat depresi, ginseng dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, gugup dan hiperaktif.
9.Antihistamin
![Pantangan Minum Obat [Pixabay]](https://media.suara.com/suara-partners/mamagini/thumbs/1200x675/2022/09/03/1-medications-g0dda663a9-1920.jpg)
Antihistamin dapat membantu kalian menurnkan gejala bersin dan pilek yang disebabkan oleh alergi. Akan tetapi, antihistamin dapat menurunkan efektivitas obat untuk tekanan darat tinggi.
Apabila kalian memiliki alergi dan terpaksa mengonsumsi antihistamin, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kalian jika kalian ingin mengonsumsi obat-obatan tertentu.