Kriminolog Duga Keluarga yang Meninggal di Kalideres Penganut Apokaliptik, Apa Artinya?

Mamagini

Selasa, 15 November 2022 | 13:55 WIB
Kriminolog Duga Keluarga yang Meninggal di Kalideres Penganut Apokaliptik, Apa Artinya?
Lokasi Satu Keluarga Tewas di Kalideres (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Kabar keluarga yang meninggal di Kalideres, tepatnya di Perumahan Citra Garden I Extention, pada Kamis (10/11/2022) lalu, membuat masyarakat Indonesia terkejut. Kepolisian terus mencari tahu penyebab dan motif tewasnya empat orang tersebut. 

Awalnya, ramai diberitakan bahwa keluarga yang meninggal di Kalideres diakibatkan kelaparan, lantaran ditemukan lambung keempatnya dalam kedaaan kosong dan otot mengecil. Namun, belakangan teori tersebut terbantahkan. Apalagi, keluarga tersebut diketahui memiliki aset dalam jumlah miliaran, sehingga sangat tak mungkin mengalami kelaparan.

Ahli kriminologi Andrianus Meliala, Minggu (13/11/2022), berasumsi keempat orang dalam satu keluarga tersebut sengaja kelaparan karena meyakini paham Apokaliptik.

“Jangan-jangan dari keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik dan mencabut nyawa dengan cara yang ekstrem,” ujar Adrianus, mengutip Kompas TV.

Tapi, apa itu sebenarnya apokaliptik?

Mengutip laman parokicitraraya, apokaliptik berasal dari bahasa Yunani hingga akhirnya kata ini diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi apocalypse. Ini adalah sifat yang menggambarkan tentang kehidupan masa depan, khususnya akhir zaman.

Pada akhirnya, apokaliptik dipercaya sebagai salah satu paham yang dianut oleh seseorang atau kelompok untuk menghadapi kehancuran dunia atau hari kiamat. 

Penganutnya percaya akan datangnya penghakiman Tuhan karena dunia ini sudah jahat dan akan digantikan oleh dunia baru, di mana seseorang yang baik nantinya akan dianugerahi kebakaan, sedangkan yang jahat akan dihukum.

Mengacu pada pengertian di atas, paham apokaliptik mempercayai bahwa penderitaan orang yang dilalui orang sebelum meninggal menjadi pelebur dosa dan menjadi hal yang memberi nikmat di kemudian hari.

baca juga

Meski begitu, ini semua baru dugaan sementara. Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab dan motif di balik kasus keluarga yang meninggal di Kalideres tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kematian Sekeluarga Di Kalideres Dikaitkan Dengan Sekte Apokaliptik, Di AS Sampai 39 Orang Tewas!

Misteri Kematian Sekeluarga Di Kalideres Dikaitkan Dengan Sekte Apokaliptik, Di AS Sampai 39 Orang Tewas!

News | Selasa, 15 November 2022 | 11:08 WIB

Penjelasan Soal Apokaliptik, Aksi Barbar Emak Berhijab di Pintu Keluar Tol Bekasi Barat

Penjelasan Soal Apokaliptik, Aksi Barbar Emak Berhijab di Pintu Keluar Tol Bekasi Barat

Bekaci | Selasa, 15 November 2022 | 10:06 WIB

4 Sekte Apokaliptik di Dunia: Bunuh Diri Massal 900 Orang, Perkosa Remaja hingga Percaya ke Surga Naik Pesawat Alien

4 Sekte Apokaliptik di Dunia: Bunuh Diri Massal 900 Orang, Perkosa Remaja hingga Percaya ke Surga Naik Pesawat Alien

News | Selasa, 15 November 2022 | 09:55 WIB

Terkini

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bos Gudang Garam Ungkap Beratnya Cukai Rokok: Jual Rp26.000, Setor ke Negara Rp19.000

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 11:03 WIB

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh

News | Senin, 14 September 2026 | 11:01 WIB

Peta Mobil Terlaris Terbaru Agustus 2026: Tahta Zenix Digusur, Daihatsu Gran Max Puncak

Peta Mobil Terlaris Terbaru Agustus 2026: Tahta Zenix Digusur, Daihatsu Gran Max Puncak

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:00 WIB

7 Cara Mengetahui Apakah Suatu Lipstik Mengandung Timbal, Waspadai Ciri Ini

7 Cara Mengetahui Apakah Suatu Lipstik Mengandung Timbal, Waspadai Ciri Ini

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:59 WIB

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:56 WIB

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

×