Kisah memilukan seorang wanita dari China viral di media sosial. Zhang Caihong, dari provinsi Jiangsu, baru mengetahui bahwa sepupunya mencuri putranya 17 tahun lalu.
Dihimpun dari South China Morning Post, kala itu sebelum melahirkan putranya, Zhang takut mantan suaminya dan keluarganya akan menyakitinya sehingga pindah ke rumah sepupunya yang aman.
Pada hari melahirkan, Zhang sangat terpukul ketika saudara ipar sepupunya memberi tahu bahwa putranya lahir cacat, di mana kedua kakinya lumpuh, sehingga ia meyakinkan Zhang untuk menyerahkan anaknya.
Zhang mengatakan dia tidak punya alasan untuk meragukan kata-kata saudari iparnya, Dan karena dia terbaring di tempat tidur setelah melahirkan, dia meminta saudari iparnya untuk mencari bantuan dari dokter.
Namun baru-baru ini Zhang sangat gembira ketika mengetahui secara tidak sengaja bahwa putranya masih hidup dan bersekolah di sekolah menengah.
Akhirnya, Zhang melacak putranya, menemukan bahwa dia mirip dengan mantan suaminya dan dikonfirmasi dengan hasil tes DNA yang membuktikan bahwa dia adalah anaknya.
Pada saat yang sama, dia mengetahui bahwa ibu "angkat" anak laki-laki itu adalah adik ipar dari sepupunya sendiri.
Setelah kebenaran terungkap, Zhang dan putranya kini ingin hidup bersama tetapi orangtua yang mengadopsi anak laki-laki itu telah mengajukan gugatan menentang hal ini.
Pasangan itu menuntut Zhang membayar kembali uang yang mereka habiskan untuk membesarkan bocah itu, yang ditolak Zhang dengan alasan mereka mengadopsi putranya secara ilegal.
Baca Juga: Elite NasDem Bela Anies Yang Sibuk Keliling Safari Ke Daerah: Bukan Untuk Belanja Cawapres
Zhang mengatakan dia juga berharap sepupunya dan adik iparnya dihukum karena mencuri bayinya.
Kisah Zhang mengejutkan banyak orang di media sosial China. "Ya Tuhan, betapa malangnya jiwa Zhang. Keluarga sepupunya terlalu buruk," kata salah satu orang.
"Zhang pasti sangat sedih 17 tahun setelah dia kehilangan bayinya," tambah yang lain.