Gara-gara peran yang ia mainkan dengan kiky Saputri di program komedi Lapor Pak!, ternyata Wendi Cagur pernah dimarahi sampai diusir anak keduanya, Aditya Manilkara Kauki.
Pengalaman mengesalkan sekaligus menggelikan itu diceritakan Wendi Cagur ke Irfan Hakim dan Raffi Ahmad di acara For Your Pagi atau FYP, yang potongan videonya dibagikan akun Instagram @insta_julid pada Rabu (23/11/2022).
"Jadi anak lo cemburu ngelihat bapaknya...?" tanya Raffi Ahmad.
"Salah emaknya juga, Fi," sahut Wendi dengan raut wajah kesal.
Ia pun menjelaskan, di Lapor Pak!, ia dan Kiky Saputri memang berperan sebagai pasangan kekasih, dan ada adegan saat mereka berdua melakukan dansa hingga videonya viral.
"Tiba-tiba si Ayu ngasih lihat video itu," katanya.
"Ke anak-anak lo?" tanya Raffi.
"Iya. Nangislah Kauki," jawab Wendi.
Pelawak bernama lengkap Wendi Armoko itu pun menjelaskan pula bahwa istrinya, Ayu Natasha, menunjukkan video itu pada sang anak sebenarnya didasari niat iseng untuk bercanda.
Baca Juga: Jadi Bad Boy, Bright Vachirawit Main Film The Interest Bareng Yaya Urassaya
Namun ternyata, Wendi Cagur yang kena batunya. Tak hanya menangis, Kauki bahkan mengusir Wendi dari rumah saking geramnya melihat sang ayah dekat dengan perempuan lain.
"Gua diusir dari rumah!" seru dia, membuat satu studio kaget sekaligus terbahak-bahak, emngingat Kauki masih berusia sekitar 9 tahun saat itu.
"Dia sambil nangis, sambil meluk ibunya. "Ayah, Ayah kalau mau sama Tante Kiky, sana pergi, keluar dari rumah. Jangan pernah ada di rumah ini,"" ucap Wendi sambil melotot, menirukan sang anak.
Lantas, Wendi menjelaskan bahwa itu hanyalah akting. Ia juga menelepon Kiky lewat video call untuk membantunya memberi penjelasan pada Kauki.
Tak cukup sampai di situ, bahkan setelahnya, saat Kauki datang ke lokasi syuting Lapor Pak! dengan kakaknya, Audie Oryza Sativa, ia berani menemui langsung Kiky Saputri dengan memberikan tatapan yang seakan menantang.
Wendi Cagur mempraktikan sikap anaknya itu dengan berdiri dan memberikan tatapan tajam, lalu menunjuk jari tengah dan telunjuk ke matanya, lalu ke depan, dan mengulangnya.