JK Beberkan Ahokers Belum Move On di Pilkada DKI: Artinya Tak Paham Demokrasi

Mamagini

Minggu, 04 Desember 2022 | 19:36 WIB
JK Beberkan Ahokers Belum Move On di Pilkada DKI: Artinya Tak Paham Demokrasi
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri undangan di podcast Rocky Gerung. (YouTube RGTV Channel ID)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku hingga kini dirinya dimusuhi Ahoker, sebutan pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Pasalnya JK mengatakan dirinya dituding sebagai aktor di balik kekalahan Ahok dalam Pilkada DKI yang melawan Anies Baswedan.

Karena itu ia heran pendukung Ahok yang belum menerima kekalahan jagoannya di Pilkada DKI Jakarta. Sehingga JK menyebut hal tersebut sama saja tak paham demokrasi.

"Saya kadang-kadang ketawa juga. Apa itu, aneh juga ini keadaan, para Ahokers yang waktu itu kalah pemilu sampai sekarang masih marah, ya artinya tidak paham demokrasi," ujar JK saat berbincang bersama dengan filsuf sekaligus pengamat politik Rocky Gerung di kanal YouTube Rocky Gerung yang dikutip dari Suara Denpasar, Minggu (4/12/2022).

Diketahui, di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, Anies Baswedan yang berpasangan dengan Sandiaga Uno mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Basuki) Ahok-Djarot Saiful Hidayat. Hasilnya pasangan Ahok-Djarot hanya meraih 42,04 persen suara. Sedangkan Anies-Sandi mendapat 57,96 suara.

Majunya Anies-Sandi sendiri memang tak lepas dari campur tangan JK. Di mana saat masih berada di New York, Amerika Serikat, JK yang menghubungi tokoh-tokoh Partai Gerindra dan PKS.

"Semua tahu saya dukung Anies dan dalam beberapa jam saja Gerindra dan PKS langsung dukung," papar JK.

Tak hanya itu, perihal Pilpres 2024, JK menuturkan dirinya terbuka dengan semua pihak. Bahkan kata JK, ia juga terbuka dengan kader Golkar dan partai lain.

"Airlangga datang ke sini konsultasi saya terima. Pak Prabowo mengundang kita datang, Muhaimin undang silaturahmi di Makassar saya terima," papar JK.

Sebelumnya, JK menyebut empat kriteria pemimpin Indonesia di Pilpres 2024. Pemilihan pemimpin kata JK tak boleh main-main.

baca juga

Sebab, Indonesia adalah bangsa yang besar. Kriteria pemimpin versi JK yakni memiliki kriteria pemimpin yang kuat,  memiliki pengalaman, memiliki tingkat kecerdasan serta intelektual yang baik serta rekam jejak yang baik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Baswedan Safari Politik ke Padang

Anies Baswedan Safari Politik ke Padang

Foto | Minggu, 04 Desember 2022 | 17:41 WIB

Susi Pudjiastuti Pernah Tak Mau Pergi Bareng JK, Jokowi Maju Jadi Tameng

Susi Pudjiastuti Pernah Tak Mau Pergi Bareng JK, Jokowi Maju Jadi Tameng

News | Minggu, 04 Desember 2022 | 16:00 WIB

Ujian Anies di Aceh: Pujian 'Tanah Harum' Berbuah Lemparan Kaos Kaki dan Telur Busuk

Ujian Anies di Aceh: Pujian 'Tanah Harum' Berbuah Lemparan Kaos Kaki dan Telur Busuk

News | Minggu, 04 Desember 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×