Bakal calon Presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan mengunggah foto dirinya yang tengah berada di Pekan Baru, Riau.
Dikutip dari Instagramnya @aniesbaswedan, Rabu (7/12/2022), Anies mengaku bersyukur kembali mengunjungi Riau. Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga mengaku senang dan bersyukur mendapat sambutan dari masyarakat.
"Alhamdulillah, bersyukur bisa kembali menginjakkan kaki di Bumi Lancang Kuning. Terima kasih atas sambutan hangat teman-teman, sejak dari mendarat di bandara, lalu pertemuan dengan relawan, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat hingga rapat akbar," ujar Anies yang dikutip di akun Instagramnya, Rabu (7/12/2022).
Anies menyebut Republik Indonesia didirikan untuk memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menuturkan, di 2024 terdapat kesempatan untuk menentukan arah agar cita-cita tersebut dapat dilaksanakan.
"Kita ingin seluruh rakyat, termasuk di Riau merasakan hasil kemerdekaan, merasakan hasil pembangunan yang setara dengan tempat-tempat lain," papar Anies.
Karena itu mantan Mendikbud itu mengajak pendukungnya untuk merapatkan barisan.
"Untuk itulah, semua kader dan relawan harus siap bergerak bersama. Mulai dari sekarang sampai tahun 2024, mari bergerak bersama, merapikan barisan. Melihat semangat dari ribuan yang hadir pada rapat akbar, Insyaallah dari Riau dikirimkan pesan perubahan untuk Indonesia," kata Anies.
Unggahan Anies pun mendapat dukungan dari netizen yang mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Bahkan, di antara mereka ada yang mengeklaim bahwa 95 persen warga Riau akan mengawal kemenangan Anies hingga ke kursi presiden.
"InsyaAllah riau 95% pak Anis Baswedan.. Kawal sampai RI 1," cuit @rahmat******.
Baca Juga: 10 YouTuber Tanah Air Paling Top di Tahun 2022, Tidak Ada Nama Raffi Ahmad dan Atta Halilintar
Ada juga netizen yang mengaku was-was di Pemilu 2024 mendatang akan terjadi kecurangan.
"Gw dukung pak Anies, tapi takut banget pemilunya ada kecurangan lagi," papar @hafiz***.
Tiket menuju Pemilihan Presiden 2024 belum sepenuhnya digenggam Anies. Dukungan Partai NasDem tidaklah cukup. Syarat kursi dukungan untuknya belum cukup. Anies butuh sokongan setidaknya dua partai lagi, misalnya Partai Demokrat dan PKS.
Terkait hal itu, Analis politik Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu Attock Suharto menilai Anies yang selalu dilabeli politisasi agama, justru bisa menjadikan isu itu sebagai kekuatan. Serangan terus-menerus kata dia bisa melahirkan empati.
"Isu ini memang diangkat untuk memecah belah pemilih umat Islam," kata Attock yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Rabu (7/12/2022).
Meski begitu, Anies kata Attock harus tetap jalan seperti biasa, tidak perlu terusik dengan isu politisasi agama. Ia menjelaskan Tim Anies dan relawannya cukup bekerja menyosialisasikan kinerja dan prestasi Anies.