Seperti telah kita ketahui, Indra Bekti tengah terbaring lemah berjuang melawan sakit akibat pendarahan otak yang dideritanya.
Kini dirawat di rumah sakit, tidak sedikit rekan sesama artis yang bersimpati dan bermaksud membantu meringankan beban suami dari Aldilla Jelita itu.
Salah satunya yakni Aldi Taher, yang belum lama ini menyumbang sejumlah dana sekaligus melakukan lelang untuk Indra Bekti.
Melalui postingan di Instagram pribadinya, mantan suami Dewi Perssik itu diketahui melelang gitar listrik kesayangannya.
Tak cuma gitar, jam tangan kesayangan Aldi Taher juga dilelangnya mulai dari harga Rp100 jutaan.
Dikutip dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, ia menjelaskan, semua tindakan yang dilakukan murni hanya untuk membantu sesama.
Mantan suami Dewi Perssik ini juga menyinggung nyiyiran warganet ihwal sikap Aldilla Jelita yang membuka penggalangan dana untuk biaya berobat Indra Bekti.
Menurut Aldi Taher, sebagai sesama manusia haruslah memiliki kepekaan yang tinggi.
"Kita harus peka dong, Kak Dilla kan ngomong kalau dia itu butuh biaya untuk rumah sakit. Yaudah udah jelas apa yang disampaikan, yaudah makanya jual gitar saya," tutur Aldi Taher dalam tayangan video Intens Investigasi.
Baca Juga: Kata KPK soal Eks Napi Korupsi Romahurmuziy Kembali Terjun Politik
Dirinya pun bingung mengapa masih ada saja masyarakat yang mempermasalahkan langkah Aldilla Jelita untuk membuka donasi.
Kata Aldi Taher, saat membuka donasi, Aldilla Jelita juga tidak meminta nominal pasti. Menurutnya, donasi tersebut memang hanya ditujukan kepada orang yang iklas memberi.
"Kak Dilla juga minta bantuan seiklasnya lho, gak pernah ngomongin nominal. Mau bantu silakan dan yang gamau bantu juga silakan," jelasnya.
Dia menuturkan, bisa saja saat melakukan penggalangan dana, kondisi ekonomi dari Indra Bekti dan Aldilla sedang dalam kondisi buruk.
Sebab, saat Indra Bekti sakit dan membutuhkan biaya besar, tidak ada yang yang masuk ke kantong.
"Kita ga tau keadaan ekonominya gimana. Tapi dengan Kak Dilla ngomong, ya berarti kita tau bagaimana keadaan ekonominya, logika aja lah," ungkapnya.