Hubungan Venna Melinda dengan Ferry Irawan memang sempat dikabarkan tak disetujui oleh Verrell Bramasta, anak sulung Venna Melinda dengan mantan suaminya, Ivan Fadilla Soedjoko.
Kini, setelah mengalami luka akibat KDRT oleh Ferry Irawan, Venna Melinda tampaknya menyesal, lalu meminta maaf pada Verrell.
Verrell menceritakan hal tersebut saat mengobrol dengan Deddy Corbuzier di video yang ditayangkan pada Minggu (15/1/2023) di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Awalnya, kata Verrell, dia berniat untuk berlibur di Jepang sampai tanggal 10 Januari, tetapi ia akhirnya pulang lebih cepat karena mengetahui kabar KDRT yang dialami sang mama.
Pada Minggu (8/1/2023) pagi waktu Jepang, Verrell ditelepon, tetapi tidak diangkat olehnya. Lalu, ia mendapat kiriman foto langsung dari Venna.
"Cuma ada foto Mama lagi nangis sambil berdarah, terus aku bingung dong," ujar Verrell.
Bingung sekaligus terkejut melihat foto darah pada wajah Venna Melinda, Verrell pun langsung menelepon ibunya itu.
Lantas, Verrell makin kaget mendengar Venna menangis histeris menceritakan luka pada wajahnya.
Tak hanya itu, setelah terluka karena perilaku KDRT Ferry Irawan tersebut, Venna juga mengakui salah memilih suami dan meminta maaf pada Verrell.
Baca Juga: Heru Budi Mau Terapkan ERP, PKS Minta Pengadaan Transportasi Umum Didahulukan
"Pas Mama angkat teleponnya itu, aku kaget banget karena Mama langsung histeris nangis-nangis, kayak, 'Kakak, tolongin Mama, Kak, hidung Mama dipatahin. Maafin Mama, Mama salah pilih orang,'" terang Verrell.
Berkali-kali, menurut cerita Verrell, Venna Melinda mengucapkan kata tolong pada anaknya itu lewat telepon. Ibu tiga anak itu juga mengaku kesepian dan ingin segera bertemu dengan Verrell.
"Aku langsung gemeteran, enggak bisa ngapa-ngapain. Aku coba nenangin diri," ujar Verrell, meminta ibunya pelan-pelan menceritakan kejadian.
Mulanya, lanjut Verrell, Venna Melinda hanya pergi berdua naik mobil dengan Ferry Irawan dari Jakarta ke Kediri, Jawa Timur karena Venna hendak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif alias nyaleg untuk Pemilu 2024.
Di kota itulah Venna Melinda menjadi korban KDRT Ferry Irawan. Mendengar cerita Venna, Verrell kemudian meminta orang-orang yang ia kenal di sekitar Kediri untuk terlebih dahulu mendampingi ibunya sebelum ia kembali dari Jepang ke Indonesia.
Setelah memastikan ada orang yang menjaga Venna, Verrell langsung menelepon Ivan, ayahnya. Ia juga menge-chat Ferry hanya dengan kalimat "Kenapa Mama aku?"
Ferry pun meminta untuk menelepon Verrell, dan Verrell mengakui sempat enggan berbicara dengan Ferry, tetapi ia dinasihati Ivan untuk mendengar pernyataan Ferry.
"Papa bilang, 'Enggak apa-apa, coba kamu denger aja dia harus ngomong apa, apa yang harus dia bicarain sama kamu. Sebagai anak tertua, kamu ngomong aja sama dia,'" ungkap Verrell.
Akhirnya, Verrell mmengangkat telepon Ferry. Di situ, kata Verrell, Ferry menceritakan kejadian menurut sudut pandangnya.
"Kalau dari sisinya Om Ferry, dia bilang, enggak ada dipukul. Menurut dia, ceritanya, ya the complete opposite of [sangat berbeda] dari apa yang kita denger dari Mama," ucap Verrell.
Setelah Ferry mengungkapkan semua yang ia ingin sampaikan, Verrell pun langsung menutup telepon dan kembali menghubungi Venna.
Diberitakan sebelumnya, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Polda Jatim karena dugaan KDRT.
Mereka disebut cekcok di satu hotel di Kediri pada Minggu (8/1/2023). Beredar pula foto hidung Venna mengeluarkan darah yang mengarah ke kejadian tersebut.
Polda Jawa Timur pun menetapkan suami Venna Melinda, Ferry Irawan, sebagai tersangka kasus dugaan KDRT pada Kamis (12/1/2023).