Istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, mendapat kesempatan untuk berbicara dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat alias Brigadir J Senin (30/1/2023).
Putri Candrawathi menangis saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi. Di momen ini, Putri Candrawathi mengeluarkan seluruh keresahan hati imbas banyaknya komentar miring warganet.
Ia merasa dirinya difitnah dan disebut sebagai perempuan tua yang mengada-ada.
"Saya dituduh berdusta dan mendramatisir situasi. Tidak berhenti di situ saja, saya dituding sebagai perempuan tua yang mengada-ada," kata Putri Candrawathi, dikutip dari akun gosip @contentexplore.
"Semua kesalahan diarahkan kepada saya, tanpa saya bisa melawan," lanjutnya.
Selain itu, Putri Candrawathi juga mengungkap dilema yang ia rasakan usai ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
"Ketika saya memilih diam, publik mendesak saya untuk muncul dan bicara. Namun, ketika saya bicara, kembali muncul komentar dari pengamat yang tidak pernah mengetahui kejadian sebenarnya," terangnya.
"Apapun yang saya lakukan menjadi salah di mata mereka," lanjut wanita berusia 49 tahun ini.
Cuplikan unggahan video sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J ini sontak saja membuat banyak warganet meninggalkan komentar. Banyak yang justru mencibir.
Baca Juga: Bunda Corla Ngaku Menstruasi, Usia yang Sudah 48 Tahun Malah Bikin Warganet Curiga
"Lah, katanya gamau ngaku udah dilecehkan salah satunya karena faktor umur? Yg udah hampir kepala 5? Sekarang ga terima dibilang tua, maunya apa tuan puteri???" komentar salah satu warganet.
"Kasih kaca....mungkin dia gak punya kaca,jd gak pernah ngaca di rumahnya...," tambah yang lain.
"Pentingnya sadar diri ygy," sahut yang lainnya.