Konten Prank Tempel Payudara Disebut Pelecehan, Klarifikasi Tiktoker Ini Malah Makin Dihujat

Mamagini | Suara.com

Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:52 WIB
Konten Prank Tempel Payudara Disebut Pelecehan, Klarifikasi Tiktoker Ini Malah Makin Dihujat
Klarifikasi konten prank tempel dada - (TikTok/@talpav_)

Media sosial dibuat geger baru-baru ini karena konten prank tempel payudara yang diunggah akun TikTok @talpav_. Videonya itu langsung ramai kecaman dari para pengguna Twitter karena mengindikasikan perilaku pelecehan seksual.

Dalam video itu, Talpav berpura-pura menanyakan alamat ke tiga laki-laki yang ia temui di pinggir jalan. Saat berbicara dengan setiap lawan bicaranya, Talpav dinilai berjarak terlalu dekat sambil membusungkan dada, membuat target prank-nya tak nyaman.

Melihat video itu, sang tiktoker dibanjiri tudingan melakukan pelecehan. Banyak pula yang geram saat mengandaikan konten itu dibuat oleh laki-laki.

Tak lama setelah timbul kehebohan karena videonya, Talpav kemudian mengunggah video klarifikasi di TikTok, yang kemudian kembali meramaikan Twitter.

Di situ, Talpav membantah menempelkan payudaranya ke target prank. Menurutnya, ia hanya mendekatkan wajah ke telinga.

"Di video ini, intensi gue pure adalah ngomong kedeketan ke orang dengan mendekatkan muka gue sedeket mungkin ke telinga mereka, bukan sama sekali nempelin payudara gue," jelas Talpav dua hari lalu.

Dirinya mengaku terinspirasi membuat video "Ngomong Kedeketan Liat Reaksi Orang" itu dari content creator luar negeri bernama The Daily Dropout.

Di samping itu, Talpav mengaku telah meminta maaf pada setiap target prank-nya dan telah diizinkan oleh mereka untuk mengunggah video yang sudah direkam.

Kendati begitu, warganet di Twitter tak serta merta memercayai ucapan Talpav dalam video klarifikasinya. Ia justru makin dihujat karena dalihnya.

"Dis! Mending kamu mendekatkan diri kepada Tuhan aja mba," cuit pengguna akun @AREAJULID, Jumat (3/2/2023).

"Bs ajj ngelesnya," balas salah satu netizen.

"Tapi anumu lebih Deket daripada mukanya," ungkap yang lain.

Seorang pengguna Twitter juga menjelaskan, "Cuma minta maaf?
Harusnya dilaporin ke polisi karna ini pelecehan seksual
Konten gini bahaya, kenapa?
Karna bikin banyak orang menormalisasi hal gini, seakan-akan itu hal yg wajar dan bisa dilakuin
Padahal itu udah kriminal, harusnya masuk penjara
Masa cowok doang yg jd pelaku."

"Klarifikasinya semakin menunjukkan kebodohannya," tulis warganet.

"Perempuan pelaku pelecehan," tambah lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konten 'Tempel Payudara' Bikin Ojol Gak Nyaman: Kenapa Ya Lelaki Korban Pelecehan Sulit Lapor?

Konten 'Tempel Payudara' Bikin Ojol Gak Nyaman: Kenapa Ya Lelaki Korban Pelecehan Sulit Lapor?

Lifestyle | Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:49 WIB

Viral Usai Diduga Prank Tempel Payudara ke Driver Ojol, Ini Fakta Talitha Pavita

Viral Usai Diduga Prank Tempel Payudara ke Driver Ojol, Ini Fakta Talitha Pavita

Lifestyle | Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:50 WIB

Selain Video 'Tempel Payudara', Ini 4 Konten Talpav Bernuansa Seksual yang Berpotensi Jadi Pelecehan

Selain Video 'Tempel Payudara', Ini 4 Konten Talpav Bernuansa Seksual yang Berpotensi Jadi Pelecehan

Lifestyle | Jum'at, 03 Februari 2023 | 19:00 WIB

Terkini

Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek

Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:55 WIB

Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo

Kurban Praktis dan Penuh Makna, Ibadah Jadi Lebih Mudah Lewat BRImo

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 16:55 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB

Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah

Skandal Narkoba Oknum Perwira Polisi di NTB: Jaksa Endus Aliran Dana Miliaran Rupiah

Bali | Selasa, 28 April 2026 | 16:43 WIB