Dokter Beberkan Kondisi David Alami Trauma di Kepala Usai Dianiaya Mario David Anak Eks Pejabat Pajak

Mamagini

Rabu, 01 Maret 2023 | 13:45 WIB
Dokter Beberkan Kondisi David Alami Trauma di Kepala Usai Dianiaya Mario David Anak Eks Pejabat Pajak
Dokter Konsultan Perawatan Intensif, Franz J.V Pangalila (YouTube)

Tim Dokter RS Mayapada Kuningan Jakarta mengungkapkan David mengalami trauma di kepala usai menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo, anak eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.

Hal ini dikatakan Dokter Konsultan Perawatan Intensif, Franz J.V Pangalila saat konferensi pers di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Saya tegaskan, kalau kerusakan kita tidak bisa detail dulu karena ini masih dalam perkembangan, tapi jelas ada trauma di kepala," ujar Dokter Franz yang dikutip Mamagini dari YouTube TVOneNews, Rabu (1/3/2023).

Kendati demikian, Dokter Franz mengaku belum bisa membeberkan lebih rinci perihal trauma di kepala David. Pasalnya kata Dokter Franz saat ini anak petinggi GP Ansor Jonathan Latumahina itu masih dirawat di ICU. Adapun perkembangannya mulai membaik.

"Tapi apa yang menjadi masalah di dalamnya kita belum bisa (beberkan), karena ini masih bisa berkembang.  Yang penting keadaan sekarang cukup stabil," ucap Dokter Franz.

Selain itu, Dokter Franz menuturkan kondisi David semakin membaik. Kondisi David kata Dokter Franz juga masih terus dilakukan observasi.

"Kondisi anak David mengalami perkembangan yang cukup signifikan tetap memang masih dirawat di ruang intensive care unit dan semua kemungkinan masih bisa terjadi sehingga masih perlu melakukan observasi yang ketat sama anak David," ucap Dokter Franz.

Lebih lanjut Dokter Franz mengatakan saat ini David tak lagi menggunakan alat bantu pernapasan.

"Sudah mulai (Sadar) karena beliau belum bisa mengontrol betul tapi at least dia sudah bisa bernafas dengan spontan, tidak menggunakan alat bantu nafas lagi," kata Dokter Franz.

baca juga

Ia menjelaskan pihaknya menggunakan metode Glasgow Coma Scale atau GCS untuk mengukur tingkat kesadaran David.  Normalnya nilai GCS normal yakni 15.

Sementara kata Dokter  Franz, untuk David angkanya 8 menuju ke 9. Sehingga menurutnya hal tersebut merupakan perkembangan yang sangat signifikan.

"Memang kesadarannya ada perbaikan, pada saat masuk Glasgow coma scale  (skala pengukur tingkat kesadaran manusia) itu waktu masuk sekitar empat dan sekarang sudah mencapai angka delapan atau sembilan. Artinya perkembangannya yang sangat signifikan dan ini terjadi dalam waktu 4-5 hari ini," ungkap dia 

Tim Dokter kata Dokter Franz mengaku tak bisa memprediksi kapan kesehatan David akan pulih. Namun tim dokter RS Mayapada akan berupaya maksimal untuk menangani kesehatan David.

"Kita tidak bisa mengira-ngira sampai kapan kondisi sakitnya tetapi tim dokter akan berkerja semaksimal mungkin untuk kesembuhan anak David," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Dokter Ungkap Kondisi David, Sudah Lewati Fase Koma hingga Tak pakai Alat Bantu Pernafasan

Tim Dokter Ungkap Kondisi David, Sudah Lewati Fase Koma hingga Tak pakai Alat Bantu Pernafasan

Mamagini | Rabu, 01 Maret 2023 | 12:06 WIB

Update Kondisi David Terkini: Masih Koma tapi Mulai Banyak Pergerakan

Update Kondisi David Terkini: Masih Koma tapi Mulai Banyak Pergerakan

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 12:06 WIB

Punya Harta Rp56,1 Miliar, Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Terkait LHKPN

Punya Harta Rp56,1 Miliar, Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK Terkait LHKPN

Foto | Rabu, 01 Maret 2023 | 11:59 WIB

Terkini

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:12 WIB

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Jatim | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat

Sulsel | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:55 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026

Surakarta | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:32 WIB

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Pencurian 22 Gerai Alfamart di Lombok Terungkap

Bali | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

Anak Merah Putih di Ujung Sabah

Anak Merah Putih di Ujung Sabah

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini

Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini

Bekaci | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:01 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

×