Menteri Keuangan Sri Mulyani akhir-akhir ini menjadi sorotan publik buntut dari ramainya kabar transaksi janggal di instansi yang dipimpinnya.
Baru-baru ini beredar kabar yang menarasikan bahwa KPK telah resmi menyita seluruh aset milik Sri Mulyani.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 332 ribu pengikut bernama PEJUANG MUDA melalui sebuah video yang diunggah pada Selasa (14/3/2023).
"TEPAT MALAM INI !! KPK RESMI SITA SELURUH ASET MILIK SRI" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Rabu (15/3/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"KPK MISKINKAN SRI MULYANI
KELUARGA MENANGIS, SELURUH ASET DISITA"
Namun begitu, apakah benar klaim yang menarasikan bahwa KPK telah menyita seluruh aset Sri Mulyani?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Baca Juga: 3 Potret Kim Gun-Woo, Ini Alasan Ia Harus Ikat Rambutnya di Drakor The Glory
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa KPK telah memiskinkan dan menyita seluruh aset milik Sri Mulyani..
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan KPK menyita seluruh aset Sri Mulyani.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa unggahan dengan klaim KPK menyita seluruh aset Sri Mulyani merupakan unggahan yang mengandung informasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].