Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan kecolongan karena diam-diam Partai NasDem yang semula mengusung dirinya sebagai Capres, kini beralih mengusung Ganjar Pranowo.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 87,9 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah video yang diunggah pada 8 Mei 2023.
"ANIES KECOLONGAN DIAM DIAM PARTAI NASDEM PUTAR HALUAN DUKUNG GANJAR ??" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (9/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"KEPUTUSAN MENGEJUTKAN
PARTAI NASDEM BALIK ARAH DUKUNG GANJAR"
Namun begitu, apakah benar Partai NasDem kini mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres dalam Pilpres 2024?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Partai NasDem yang kini berubah haluan mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa NasDem tak lagi mengusung Anies Baswedan.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Dicor Semen di Semarang, Berawal dari Bau Busuk Menyengat
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan NasDem tak lagi mengusung Anies Baswedan dan beralih mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi NasDem putar haluan diam-diam mendukung Ganjar merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].