Denise Chariesa tengah menjadi perhatian setelah melakukan open donasi untuk membantu biaya persalinan dan membeli kebutuhan bayi dalam kandungannya.
Setelah dua hari membuka donasi, diketahui Denise Chariesta sudah mendapatkan transferan sekitar Rp 10 juta dari para warganet.
Denise Chariesta sendiri mengunggah daftar transfer yang diterimanya dari para donatur di Instagram pribadinya. Di sana terlihat daftar orang-orang yang sudah mentransfernya, dengan nominal mulai dari Rp 1 hingga Rp 2 juta.
Denise Chariesta tampaknya tak peduli pada hujatan warganet soal donasi tersebut.
Dalam fitur tanya jawab di Instagram Story, ia bahkan menegaskan bahwa dirinya tak ingin memakai BPJS untuk membantunya dalam biaya persalinan nanti.
"Kenapa open donasi kak? Kalau enggak ada biaya kan ada BPJS," tanya seorang warganet.
Jawaban yang diberikan Denise Chariesta sungguhlah di luar nalar dan membuat banyak warganet gemas pada pemilik toko bunga itu.
Menurutnya, ia hanya akan menjadi beban negara kalau memakai BPJS. Itu sebabnya, ia memilih untuk membiayai sendiri dan membuka donasi.
"Gue enggak mau pakai BPJS deh kayaknya. Gue takut jadi beban negara. Ya gue enggak mau aja jadi beban negara," ujarnya.
Jawaban nyeleneh Denise Chariesta itu langsung saja membuat warganet ramai-ramai menghujat dan menyinirnya. Menurut warganet, dengan meminta donasi, Denise Chariesta malah menjdi beban warganet.
"Nggak mau jadi beban negara. Maunya jadi beban netizen aja," komentar warganet.
"Lahiran d bidan aja, Nis, klo gitu biar gak jadi beban siapa-siapa. BPJS bayar woy, bukan gratis dari negara," sahut warganet lainnya.
"Coba minta sumbangan ke mbak Bulan atau mbak AD....pasti dikasih banyak deh....cukup kayanya sampe anak lu lahir bahkan ampe SD," sindir warganet lain.