Beredar kabar yang menarasikan bahwa suporter Jakmania menuntut Anies Baswedan untuk dipenjara.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 132 ribu pengikut bernama RAGAM INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 14 Juli 2023.
"AMARAH WARGA JAKARTA MEMUNCAK TUNTUT PENJARAKAN ANIES TAK TERIMA RUMAHNYA DI GUSUR KORBAN JIS" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (14/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"BERITA VIRAL !!
JAKMANIA TUNTUT PENJARAKAN ANIES
PARA WARGA KORBAN JIS MINTA TANGGUNG JAWAB"
Namun begitu, apakah benar Jakmania tuntut Anies Baswedan dipenjara?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Jakmania yang menuntut Anies Baswedan dipenjara.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Jakmania tuntut Anies Baswedan dipenjara.
Baca Juga: Bawaslu Sebut Politik Uang Sudah Menyasar Penyelenggara Pemilu
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Jakmania menuntut Anies Baswedan untuk dipenjara.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'JAKMANIA TUNTUT PENJARAKAN ANIES, PARA WARGA KORBAN JIS MINTA TANGGUNG JAWAB' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].