Beredar kabar yang menarasikan bahwa terdapat lima anak buah Anies Baswedan yang ditangkap polisi karena menjadikan Ganjar Pranowo sebagai target untuk dihabisi.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 329 ribu pengikut bernama PINTER POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 18 Juli 2023.
"VIRAL ~ Ganjar jadi target dihabisi, aparat langsung tangkap 5 anak buah anies" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (20/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"GANJAR JADI TARGET DIHABISI
LIMA ORANG SURUHAN ANIES LANGSUNG TANGKAP APARAT"
Namun begitu, apakah benar terdapat lima anak buah Anies Baswedan yang ditangkap polisi karena menjadikan Ganjar Pranowo sebagai target untuk dihabisi?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait lima anak buah Anies Baswedan yang ditangkap polisi.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Ganjar Pranowo menjadi target untuk dihabisi.
Baca Juga: Hasil Korea Open 2023: Dikalahkan Wakil China, Praveen/Melati Terhenti di Babak 16 Besar
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa terdapat lima anak buah Anies Baswedan yang ditangkap polisi karena menjadikan Ganjar Pranowo sebagai target untuk dihabisi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'VIRAL ~ Ganjar jadi target dihabisi, aparat langsung tangkap 5 anak buah anies' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].