Viral video bayi berusia 3 bulan ditenggelamkan di ember oleh ibunya sendiri. Dalam video yang viral di media sosial tersebut, ibu itu tampaknya tengah memandikan sang bayi namun dengan cara ekstrem.
Ibu tersebut memasukkan sang bayi ke dalam ember yang penuh dengan air tanpa memeganginya. Ia membiarkan bayinya itu meronta-ronta dan menangis ketika kepalanya tenggelam. Yang miris, ibu tersebut bahkan tertawa ketika memvideokan aksinya tersebut.
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dalam pernyataannya menyebut bahwa A mengalami baby blues syndrome dan depresi.
"Dia (ibu bayi) mengalami sindrom baby blues dan ada sedikit depresi pada saat awal diagnosa," kata Penjabat Sementara (Pj) Ketua Umum Komnas PA, Lia Latifah, dikutip Rabu (18/10/2023).
Lalu, apa itu sindrom baby blues? Apa saja gejalanya dan bagaimana penanganannya?
Melansir dari Healthline, sindrom baby blues adalah periode di mana terjadi perubahan suasana hati seorang ibu setelah melahirkan, yang digambarkan dengan perasaan sedih, cemas, hingga stres. Dan perubahan suasana hati ini terjadi pada sekitar 80% ibu yang baru melahirkan.
Penyebab sibdrom baby blues ini belum diketahui secara pasti. Tapi, beberapa kondisi diketahui dapat memicu terjadinya sindrom baby blues, seperti perubahan hormon, kesulitan beradaptasi dari kehidupan sebelum dan sesudah menjadi ibu, kurang istirahat, serta adanya riwayat gangguan mental.
Berikut adalah gejala sindrom baby blues yang harus diketahui para ibu yang baru melahirkan dan juga orang-orang di sekitar mereka.
1. Merasa sedih, murung, dan sering menangis tanpa alasan jelas
2. Mudah merasa lelah
3. Mood swing, mudah terpicu amarahnya
4. Merasa cemas dan gelisah
5. Merasa kesepian
6. Merasa kewalahan dan kesulitan melakukan pekerjaan dengan baik, termasuk dalam hal merawat bayi
7. Sulit tidur
8. Kehilangan nafsu makan