Metro, Suara.com- Sahrul Misbah seniman asal Lampung masuk dalam 12 nominasi karya terbaik dalam Matra Kriya Festival 2022 yang digelar di Ruang Galeri Taman Budaya Yogyakarta, 21-28 Mei 2022.Para peserta yang ikut dalam pameran tersebut sebelumnya juga telah melewati proses seleksi sejak Maret 2022 lalu.
Bersama para nominator lain dari berbagai daerah, Samsul hari ini (24/5/2022) mempresentasikan karyanya yang berjudul “Terancam, Belenggu” . Lewat karyanya Samsul mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya perdagangan satwa liar yang meningkatkan perburuan secara bebas di alam dan mengakibatkan berbagai spesies satwa berada diambang kepunahan.
“TERANCAM seakan menjadi BELENGGU yang tak kunjung lepas melekat pada sebab dan akibat yang ditimbulkan oleh sebagian besar manusia. Perubahan fungsi perburuan untuk kebutuhan primer sudah menjadi perburuan untuk kebutuhan tersier. Peradaban, pendapatan, danpengaruh lingkungan menjadi beberapa faktor penting yang mempengaruhi kebutuhan manusia,” tulis Sahrul dalam presentasi karyanya.
Seniman asal Lampung Timur ini mengangkat badak sebagai salah satu icon satwa di Lampung dilindungi dan terancam punah.
“Rantai melilit kepala badak sebagai simbol dari belenggu sementara elemen lampu setir menggambarkan elemen yang memperkuat keterancaman, dan frame besi berwarna emas sebagai simbol harta yang berharga.
Lebih lanjut Samsul juga menjelaskan teknik pembuatan karya berukuran 45x95 cm tersebut dengan membentuk keramik lewat tekhnik Pinching yang dilanjutkan dengan mengukir media keramik saat setengah kering proses pembakaran keramik dengan suhu 850 derajat celcius.
“Dilanjutkan mengelas frame dengan las listrik sebelum difinishing elemen karya dengan Cat dan Claer coat glossy,” pungkasnya.