Kolaborasi Praktisi dan Akademik Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Metro | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 00:01 WIB
Kolaborasi Praktisi dan Akademik Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Kemendikbudristek

Metro, Suara.com-Praktisi Mengajar menjadi salah satu program Merdeka Belajar yang telah diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) beberapa waktu lalu.

Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Sofwan Effendi berharap dengan berkolaborasi bersama antara kampus dan praktisi, program ini diharapkan dapat melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten dalam bidang akademik maupun profesional di dunia industri.

“Kita ingin para lulusan mempunyai paket lengkap baik secara akademik maupun profesional di dunia industri agar siap pakai, siap kerja, dan siap berwirausaha,” ujar Sofwan Effendi dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB)  di Jakarta, Kamis (23/6).

Sofwan menjelaskan dalam program Praktisi Mengajar, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dari praktisi profesional sesuai bidangnya.

“Jadi mahasiswa bukan hanya mendapatkan kompetensi akademik, kepakaran, cara berpikir, cara pemecahan problem, tetapi juga langsung dihadapkan pada problem riil dari pengalaman yang disiapkan atau disampaikan oleh para praktisi yang dihadirkan di kampus,” tutur Sofwan.

Agar dapat bergabung menjadi pengajar, praktisi bisa mengajukan pendaftaran ke perguruan tinggi dan program studi (prodi) yang dipilih sesuai kebutuhan serta kompetensi melalui laman praktisimengajar.id. Selanjutnya, dosen di perguruan tinggi juga dapat mengajukan permintaan praktisi yang dibutuhkan.

Sofwan menegaskan bahwa program ini merupakan program kolaborasi antara akademik dengan praktisi bukan pesaing atau mengganti. “Jadi intinya dosen dan praktisi akan saling berkolaborasi dan melengkapi, bukan mengganti. Selain mendidik dan membimbing mahasiswa dari sisi keilmiahannya di kelas, dosen juga membutuhkan pengalaman di dunia industri. Begitupun dengan praktisi, mereka juga membutuhkan ilmu yang melandasi kompetensinya,” ujar Sofwan.

Sebagai bentuk dukungan, Kepala Program Praktisi Mengajar, Gamaliel Waney telah bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) di seluruh Indonesia agar dapat bergabung dalam Program Praktisi Mengajar. Selain itu, ia juga mengundang institusi-institusi di industri dari perusahaan-perusahaan besar.

“Kami mengundang jejaring-jejaring praktisi lewat asosiasi dan komunitas, dan kami sangat terharu sekali melihat bagaimana respon-respon positif dari praktisi di bidang budaya. Itu sangan positif sekali,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kolaborasi dengan PT KAO, Kemenparekraf Kembangkan Desa Wisata di Indonesia

Kolaborasi dengan PT KAO, Kemenparekraf Kembangkan Desa Wisata di Indonesia

| Kamis, 23 Juni 2022 | 00:02 WIB

Kembangkan Sektor Pariwisata,Kemenparekraf Kolaborasi dengan UNWTO dan PATA

Kembangkan Sektor Pariwisata,Kemenparekraf Kolaborasi dengan UNWTO dan PATA

| Sabtu, 18 Juni 2022 | 16:56 WIB

Nadiem Ajak Praktisi Turun Mengajar ke Kampus Agar Mahasiswa Siap Kerja

Nadiem Ajak Praktisi Turun Mengajar ke Kampus Agar Mahasiswa Siap Kerja

| Jum'at, 03 Juni 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Scaloni Putar Otak! Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026

Scaloni Putar Otak! Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:50 WIB

4 Risiko Beli iPhone Inter yang Harga Miring tapi Rawan Blokir, Pikir Dulu sebelum Tergiur

4 Risiko Beli iPhone Inter yang Harga Miring tapi Rawan Blokir, Pikir Dulu sebelum Tergiur

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:50 WIB

SF Hariyanto Bakal Lantik Ratusan Pejabat Eselon, Termasuk Kepala SMA/SMK se-Riau

SF Hariyanto Bakal Lantik Ratusan Pejabat Eselon, Termasuk Kepala SMA/SMK se-Riau

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:49 WIB

Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya

Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:48 WIB

Cara Mencuci Bantal di Mesin Cuci yang Benar: Bersih, Wangi, dan Tidak Rusak

Cara Mencuci Bantal di Mesin Cuci yang Benar: Bersih, Wangi, dan Tidak Rusak

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:47 WIB

Ancelotti Ambil Risiko Besar Bawa Neymar! Daftar Lengkap Skuat Brasil di Piala Dunia 2026

Ancelotti Ambil Risiko Besar Bawa Neymar! Daftar Lengkap Skuat Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:42 WIB

Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja

Tidak Digaji 4 Bulan, Kepala SPPG di Situbondo Mogok Kerja

Jatim | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:39 WIB

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:39 WIB

4 Sampo Penghilang Uban agar Tampilan Lebih Fresh dan Awet Muda

4 Sampo Penghilang Uban agar Tampilan Lebih Fresh dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:36 WIB

Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember

Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember

Video | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:34 WIB