Wamendes Harap Perusahaan Pertambangan Optimalkan Program Pemberdayaan Masyarakat

Metro

Sabtu, 23 Juli 2022 | 12:16 WIB
Wamendes Harap Perusahaan Pertambangan Optimalkan Program Pemberdayaan Masyarakat
Wamendes PDTT (Wening/Humas Kemendes PDTT)

Metro, Suara.com-Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengunjungi kampung Amoi, Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/7).

Budi Arie meninjau lokasi Gapoktan Tanjung Jaya, Muntok yang mengelola agribisnis dengan mendapat dukungan dari PT Timah melalui program pemberdayaan berbasis agribisnis yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Disana Budi Arie berdialog dan meninjau kandang, rumah pembibitan, rumah kompos, dan peternakan bebek yang dikelola Gapoktan Tanjung Jaya serta melakukan penanaman buah durian.

"Kita melihat bagaimana peran korporasi seperti PT Timah ini dalam mendukung kemajuan masyarakat sekitar terutama lewat Agro Mandiri Terintegrasi," katanya.

Menurutnya, Program yang dilakukan oleh PT Timah sudah sesuai dengan program nasional dalam menghadapi ketahanan pangan kedepan, pengurangan stunting dan menurunkan kemiskinan ekstrim.

"Program pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan oleh PT Timah ini harus menjadi contoh bagi seluruh korporasi seluruh indonesia yang peduli terhadap lingkungan dan juga pengembangan masyarakat terutama pada masyarakat sekitar yang menjadi tempat perusahaan beroperasi. Yang penting masyarakat jangan hanya menjadi penonton. Tapi, dilibatkan langsung" katanya.

Lebih lanjut, Wamen Budi Arie menilai bahwa dalam pembangunan desa terdapat 5 titik prioritas yakni Ketahanan Pangan, stunting, kemiskinan ekstrim, BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa dan digitalisasi ekonomi desa.

"Program PT Timah ini melalui Agro Mandiri Terintegrasi ini ada 3 prioritas yang bermanfaat bagi masyarakat yakni dalam memperkuat ketahanan pangan, mengurangi stunting dan menurunkan kemiskinan ekstrim," katanya.

Untuk BUMDes yang menjadi motor penggerak ekonomi desa umumnya memiliki 3 permasalahan yakni produksi, pemasaran dan permodalan. Sehingga, Wamen Budi Arie berharap dukungan dari korporasi untuk dapat turut membantu permasalahan BUMDes yang ada di sekitar lokasi perusahaan beroperasi.

baca juga

"Kalau dibantu supervisi oleh perusahaan terkait BUMDes, saya yakin persoalan BUMDes akan segera teratasi sehingga perekonomian terus bergerak di desa. Mudah-mudahan permasalahan ini bisa disupport," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat desa memanfaatkan potensi yang ada didesa untuk dapat meningkatkan perekonomian desa, mengurangi stunting, menguatkan ketahanan pangan.

"Salah satunya dengan berternak ayam, telurnya bisa menjadi asupan yang bergizi sehingga dapat mengurangi stunting dan juga dengan beternak ayam juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendes PDT Dorong Desa Capai Status Desa Mandiri

Mendes PDT Dorong Desa Capai Status Desa Mandiri

Metro | Jum'at, 22 Juli 2022 | 09:33 WIB

Lewat Survei Penilaian Integritas 2022, Kemendes Dukung Pemberantasan Korupsi

Lewat Survei Penilaian Integritas 2022, Kemendes Dukung Pemberantasan Korupsi

Metro | Kamis, 21 Juli 2022 | 18:08 WIB

Indonesia Miliki 74.962 Desa Rawan Bencana Alam

Indonesia Miliki 74.962 Desa Rawan Bencana Alam

Metro | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:13 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×