Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Kasus Pelecehan Seksual Di Sekolah-sekolah Kanada

Metro

Selasa, 26 Juli 2022 | 18:00 WIB
Paus Fransiskus Minta Maaf Atas Kasus Pelecehan Seksual Di Sekolah-sekolah Kanada
Paus Fransiskus (suara.com)

Metro, Suara.com - Paus Fransiskus memohon pengampunan dari para penduduk asli Kanada yang selamat dari penganiyaan yang terjadi di sekolah-sekolah asrama di Kanada, menyebut apa yang dilakukan gereja Katolik terhadap mereka sebagai “bencana.”

“Dengan rendah hati saya memohon pengampunan atas kejahatan yang dilakukan oleh begitu banyak orang Kristen terhadap masyarakat adat (Kanada),” kata Paus dari panggung di halaman Sekolah Asrama Ermineskin di Maskwacis, Alberta, di hadapan dua ribu penyintas yang duduk dalam formasi pow wow tradisional – pertemuan sakral masyarakat asli Amerika utara.

Empat kepala suku duduk di samping Paus ketika ia menyampaikan sebuah permohonan maaf yang sudah lama dinantikan, di mana ia bertanggung jawab atas kerja sama institusional gereja-gereja Katolik dalam kebijakan asimilasi “yang membawa petaka,” yang disebut Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Kanada sama dengan tindakan “genosida budaya.”

Lebih dari 150.000 anak-anak suku asli di Kanada dipaksa bersekolah di sekolah-sekolah Kristen yang didanai pemerintah sejak abad ke-19 hingga tahun 1970-an untuk mengisolasi mereka dari pengaruh rumah dan budaya mereka.Tujuannya adalah untuk mengkristenisasi dan mengasimilasi mereka ke dalam masyarakat arus utama, yang dianggap pemerintahan Kanada terdahulu lebih unggul.

Pemerintah Kanada telah mengakui merajalelanya penganiayaan fisik dan seksual di sekolah-sekolah tersebut, di mana para pelajar dipukuli apabila berbicara dengan menggunakan bahasa ibu mereka.

Penemuan ratusan situs pemakaman di bekas-bekas sekolah asrama itu tahun lalu menarik perhatian dunia pada warisan sekolah-sekolah serupa di Kanada dan Amerika Serikat.

Temuan-temuan itu mendorong Paus Fransiskus untuk mematuhi seruan komisi kebenaran agar ia meminta maaf di tanah Kanada atas peran Gereja Katolik, mengingat 66 dari 139 sekolah di Kanada dikelola oleh Ordo agama Katolik.

Paus sendiri telah mengakui kesalahan institusional, ia juga menjelaskan bahwa misionaris Katolik hanya bekerja sama dengan dan menerapkan kebijakan asimilasi pemerintah, yang ia sebut “mentalitas penjajah para penguasa.”

Ia menyerukan penyelidikan lebih lanjut, yang kemungkinan merujuk pada tuntutan kelompok adat untuk memperoleh akses lebih jauh terhadap catatan gereja dan data pribadi para pendeta dan suster untuk mengidentifikasi siapa saja yang bertanggung jawab atas penganiayaan-penganiayaan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Tips Mencegah Pelecehan Seksual di Kendaraan Umum, Penting!

4 Tips Mencegah Pelecehan Seksual di Kendaraan Umum, Penting!

Your Say | Selasa, 26 Juli 2022 | 13:15 WIB

Hotma Sitompul: Kasus Pelecehan Seksual Julianto Eka Rekayasa Pesaing Bisnis

Hotma Sitompul: Kasus Pelecehan Seksual Julianto Eka Rekayasa Pesaing Bisnis

Entertainment | Senin, 25 Juli 2022 | 17:19 WIB

Kasus Pelecehan Seksual Siswa SD, Dinas Pendidikan Kota Kediri Minta Kepala Sekolah Perketat Pengawasan

Kasus Pelecehan Seksual Siswa SD, Dinas Pendidikan Kota Kediri Minta Kepala Sekolah Perketat Pengawasan

Jatim | Jum'at, 22 Juli 2022 | 22:39 WIB

Terkini

Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri

Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri

Sport | Senin, 01 Juni 2026 | 19:48 WIB

Biaya Kuliah Polsri 2026 Jalur Mandiri Terbaru, UKT hingga Rp9 Juta dan Ada Uang Pangkal Rp8,7 Juta

Biaya Kuliah Polsri 2026 Jalur Mandiri Terbaru, UKT hingga Rp9 Juta dan Ada Uang Pangkal Rp8,7 Juta

Sumsel | Senin, 01 Juni 2026 | 19:48 WIB

Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee

Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 19:45 WIB

The Judge From Hell Umumkan Season 2, Park Shin Hye Dipastikan Kembali

The Judge From Hell Umumkan Season 2, Park Shin Hye Dipastikan Kembali

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 19:45 WIB

FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir

FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 19:40 WIB

56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse

56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 19:37 WIB

Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah

Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 19:36 WIB

9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar

9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 19:36 WIB

Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!

Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 19:35 WIB

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB