Cagar Budaya, Ruang Publik Kreatif dan Pencarian 25 Orang Pionir Perubahan

Metro | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:34 WIB
Cagar Budaya, Ruang Publik Kreatif dan Pencarian 25 Orang Pionir Perubahan
Wajah Baru Ruang Publik (RIS Metro)

Pengelolaan dan pemanfaatan cagar budaya di Kota Metro tengah menuju babak baru menuju cagar budaya sebagai ruang publik yang edukatif, rekreatif dan berdampak ekonomis. Era baru ditandai dengan perluasan keterlibatan publik tidak lagi hanya mengandalkan pemerintah tapi partisipasi warga  baik individu, organisasi profesi, sektor perbankan, BUMN dan sektor swasta.

Hal ini menandakan peningkatan kesadaran publik akan pentingnya pelestarian cagar budaya sekaligus upaya menghadirkan ruang publik yang terbuka bagi semjua kalangan. Sejumlah fasilitas yang berbasis partisipasi terus bertambah di Rumah Informasi Sejarah Metro. Fasilitas olahraga, ruang belajar dan berbagai layanan dihadirkan untuk menghadirkan amanat undang-undang yakni cagar budaya yang berdampak untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

Kini Warga Metro tidak hanya dapat menikmati sajian sejarah kota ansih di Rumah Informasi Sejarah. Berbagai layanan mulai dari pembuatan perizinan NIB,pembukaan rekening bank, berolahraga hingga bersantai dapat dilakukan bersamaan di satu tempat. Rasanya di Lampung inilah kali pertama cagar budaya tidak hanya berwajah sebagai cagar budaya ansih tapi memiliki banyak fungsi didalamnya sebagai ruang belajar, ruang ekspresi, ruang olahraga dan ruang bertemunya berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan-kegiatan rutin seperti diskusi, makan bersama warga terus berjalan dengan partisipasi berbagai kalangan. 

Fenomena pengelolaan cagar budaya sebagai ruang publik kreatif kini hadir di berbagai kota besar di Indonesia. Di Jakarta kita bisa temjukan di Pos Blok, M Blok dan Sarinah. Di Padang kita bisa temukan di Fabriec Block di Semarang kita temukan di Kota Lama. Yang terbaru di jambi dan berbagai daerah lainnya. Cagar Budaya hadir dengan wajah baru yang tak hanya menawarkan sejarah dan kenangan masa lalu. Cagar Budaya kini terlahir kembali sebagai ruang publik yang membawa manfaat bagi berbagai kalangan.

Satu mimpi baru kini ditanamkan yakni hadirnya sebuah ruang multi fungsi yang representatif serta dapat digunakan untuk kegiatan pameran seni , pemutaran film, diskusi indoor, ruang rapat sekaligus ruang interaksi. Kedepan rakyat tak perlu lagi menyewa ruangan untuk menggelar kegiatan dalam skala yang tidak terlalu besar dan para pelaku UMKM dapat menggelar pameran secara rutin.

Andakah 25 Orang Pionir Kota Metro?

Perjumpaan dengan berbagai kalangan seringkali menghadirkan berbagai ide dan jalan mewujdukan mimpi. Pertemuan kami dengan sebuah bank BUMN melahirkan satu kesepahaman bersama tentang bagaimana mewujudkan mimpi hadirnya creative lounge di pusat kota.

Bank tersebut memiliki program pembentukan komunitas nasabah prioritas yakni nasabah yang menabung di bank tersebut dengan jumlah minimal tabungan yang ditetapkan. Bila hal tersebut berhasil dilakukan maka pihak bank bersedia membangunkan sebuah lounge yang representatif. Kami sendiri memiliki mimpi sebuah ruang yang representatif yang dapat digunakan berbagai kalangan menggelar beragam kegiatan.

Mimpi baik bertemu niat baik kira-kira begitulah kami menggambarkan perjumpaan ini. Dua mimpi ini bertemu dan perlahan menemukan jalannya, tidak ada yang dirugikan satu sama lainnya, semua diuntungkan. Bank mendapatkan nasabah prioritas, cagar budaya mendapatkan ruang yang dapat digunakan seluruh kalangan, Pemerintah tak perlu mengeluarkan anggaran khusus dan juga akan dikenang dalam sejarah sebagai pemerintah yang melahirkan wajah baru pengelolaan cagar budaya. Singkatnya, everybody happy. 

Mencari 25 orang dari sekitar 160.000 penduduk Metro  itu bukan perkara yang mudah tapi juga bukan perkara yang mustahil. 25 orang dengan kriteria tertentu ini adalah mereka yang bersedia menjadi bagian dari perubahan besar di Kota Metro. Menjadikan Metro sebagai kota pertama yang menghadirkan cagar budaya sebagai ruang publik yang edukatif, rekreatif dan  juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

Hanya dengan menabung, sekali lagi hanya dengan menabung “dalam jumlah tertentu” Anda sudah berkontribusi bagi pemanfaatan cagar budaya di Kota Metro sekaligus menghadirkan ruang publik yang aktif dan kreatif.

Lewat artikel ini kami mengundang setidaknya 25 orang pertama yang akan menjadi motor perubahan wajah cagar budaya yang ada di Metro. Andakah 25 orang yang tabunganya tidak hanya untuk bermanfaat bagi diri sendiri tapi juga bermanfaat untuk orang banyak?.

Akhirnya apakah terdapat 25 orang dari 160.000 penduduk Metro yang akan ikut mencatatkan diri dalam sejarah?Layak kita tunggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pramuka Metro Dikenalkan  Sejarah Kota dan Melukis di Rumah Informasi Sejarah

Pramuka Metro Dikenalkan Sejarah Kota dan Melukis di Rumah Informasi Sejarah

| Jum'at, 29 Juli 2022 | 12:33 WIB

Rehabilitasi Benteng Van den Bosch Ngawi Hampir Selesai, Diharapkan Jadi Wisata Edukasi

Rehabilitasi Benteng Van den Bosch Ngawi Hampir Selesai, Diharapkan Jadi Wisata Edukasi

| Kamis, 28 Juli 2022 | 08:01 WIB

Pemkot Bandung Bangun Ruang Publik di Area Situ Otong

Pemkot Bandung Bangun Ruang Publik di Area Situ Otong

| Senin, 25 Juli 2022 | 19:15 WIB

Terkini

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 16:36 WIB

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:35 WIB

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 16:33 WIB

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:26 WIB

Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!

Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet

Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 16:21 WIB