metro

Lewat Seminar Nasional Kemenparekraf Berupaya Tingkatkan Partisipasi Publik dalam Presidensi G20 Indonesia

Metro Suara.Com
Jum'at, 29 Juli 2022 | 15:00 WIB
Lewat Seminar Nasional Kemenparekraf Berupaya Tingkatkan Partisipasi Publik dalam Presidensi G20 Indonesia
Lewat Seminar Nasional Kemenparekraf Berupaya Tingkatkan Partisipasi Publik dalam Presidensi G20 Indonesia (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan seminar nasional dalam rangka sosialisasi isu-isu yang diangkat dan dibahas dalam Kelompok Kerja Pariwisata (Tourism Working Group) G20 kepada publik terkait pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Seminar Nasional ini  bertajuk “Advancing Tourism Recovery and Concrete Deliverables Through MSMEs and People Centered Development with the 5 Lines of Actions“ dan  menghadirkan lima orang narasumber, yakni Wakil Ketua Bali Tourism Board I Nyoman Astama; Co-Founder Traveloka, Albert; Policy Analyst/Lead Economist UN Women, Poppy Ismalina; CEO Jejak.in, Arfan Arlanda; serta Founder Foreign Policy Community of Indonesia, Dino Patti Djalal. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya secara daring Kamis (28/7/2022), mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran publik terhadap Presidensi G20 Indonesia khususnya di kelompok kerja pariwisata semakin meningkat dan akhirnya partisipasi publik terhadap G20 juga semakin tinggi. 

“Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik secara luas khususnya pentahelix pariwisata dan ekonomi kreatif mengenai isu-isu yang diangkat dan dibahas dalam Kelompok Kerja Pariwisata G20; serta memperoleh masukan cross cutting issues pada Working Group dan Engagement Group G20 terkait isu strategis sesuai dengan kondisi terkini dan ke depan dalam pengembangan kepariwisataan,” kata Sandiaga.

Selain itu juga mempertajam kerangka kerja yang implementatif secara terukur melalui partisipasi publik terhadap G20.

Sandiaga mengatakan keketuaan Indonesia di G20 tahun ini harus menjadi momentum yang sebaiknya dimanfaatkan secara maksimal untuk terus mendorong kebangkitan sektor pariwisata sehingga dapat mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. 

“Saat ini kita semua terus bergotong-royong untuk mendorong pemulihan dari krisis akibat pandemi. Untuk mencapai pemulihan tersebut, pariwisata menjadi salah satu pilar yang memiliki peranan sangat penting. Keketuaan Indonesia di G20 tahun ini menjadi momentum yang perlu kita manfaatkan untuk terus mendorong kebangkitan sektor pariwisata,” kata Sandiaga Uno. 

Lewat Presidensi G20 tahun ini, Indonesia berkomitmen untuk terus menggalang kolaborasi dengan negara-negara anggota G20 untuk mewujudkan pariwisata yang lebih inklusif dan tangguh melalui penyusunan panduan strategis “Bali Guidelines on Strengthening Communities and MSMEs as Tourism Transformation Agents – A People Centered Recovery”. 

Panduan tersebut berpedoman pada lima pilar utama yaitu; sumber daya manusia; inovasi, digitalisasi dan ekonomi kreatif; pemberdayaan perempuan dan pemuda; aksi di bidang perubahan iklim, konservasi, keanekaragaman hayati dan ekonomi sirkular; juga kebijakan, tata kelola, dan kerangka investasi. 

Baca Juga: Cagar Budaya, Ruang Publik Kreatif dan Pencarian 25 Orang Pionir Perubahan

Sandiaga berharap dalam pelaksanaan seminar ini pembicara dan praktisi dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk memperkaya proses penyusunan Bali Guidelines dan mengharapkan dukungan serta keterlibatan semua pihak termasuk para pemangku kepentingan untuk berkomitmen, bersinergi, dan berperan aktif dalam pemulihan ekonomi Indonesia. 

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sestama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani berharap seminar nasional ini akan meningkatkan semangat kebangkitan dan optimisme dalam rangka menyambut rangkaian penyelenggaraan The 2nd Tourism Working Group Meeting G20, Tourism Ministerial Meeting G20, dan perayaan World Tourism Day pada September 2022. 

"Pemulihan pariwisata ini ditujukan tidak hanya terbatas bagi negara-negara anggota G20 tetapi juga untuk seluruh dunia," ujarnya. 

Menurut Giri, Kemenparekraf sedang menunggu feedback dari negara anggota dan undangan terhadap Bali Guideline. Nantinya saran dan rekomendasi dari semua delegasi akan dipertimbangkan dalam proses penyempurnaan Bali Guideline. 

"Pembahasan pada Tourism Working Group kedua nanti adalah finalisasi G20 Bali Guidelines dan penyusunan komunike antara Menteri Pariwisata di Bali yang akan diadopsi pada Tourism Ministerial Meeting G20 pada 26 September 2022," kata Giri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI