MK Gandeng Kemendes PDTT di Program Desa Konstitusi

Metro

Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:03 WIB
MK Gandeng Kemendes PDTT di Program Desa Konstitusi
MK Gandeng Kemendes PDTT Bangun Desa Konstitusi (Angga/Humas Kemendes PDTT)

Metro, Suara.com- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dam Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid menerima kunjungan Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah di Ruang Eksekutif Selasa (2/8/2022).

Kedatangan Sekjen Guntur untuk mengajak partisipasi Kemendes PDTT dalam program MK yaitu Desa Konstitusi.  Guntur mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hak konstitional warga negara.

"Semoga kolaborasi ini bisa memberikan kontribusi kepada desa, apalagi sudah dikukuhkan sebagai Desa Konstitusi," kata Sekjen Guntur.

Sekjen Taufik Madjid merespons positif ajakan kolaborasi ini. Sekjen Taufik mengatakan, Desa Konsitusi ini inline dengan salah satu goals dalam SDGs Desa yaitu Desa Damai Berkeadilan dengan indikatir seperti Taat dengan konstitusi dan regulasi serta menciptakan desa yang damai.

"Ini juga menjadi platform yang bisa tegakkan di desa," kata Sekjen Taufik.

Fakta yang tersaji, untuk level Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dalam pemeringkatan SDGs jika dibandingkan Vietnam dan Malaysia. Fakta ini juga jadi dasar hingga Kemendes PDTT gagas SDGs Desa dengan 18 tujuan dan 222 Indikator.

Sejumlah langkah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan di desa seperti kemiskinan.

"Inpres Nomor 4 menugaskan Menteri Desa menyediakan dan mengolah data desa untuk penghapusan kemiskinan ekstrem," kata Sekjen Taufik.

Jadi Kemendes menjalankan prorgam simultan seperti Desa Wisata, BUM Desa dan Ketahanan Pangan yang diharapkan jadi solusi untuk pemulihan ekonomi di desa.

baca juga

Nafas UU Desa ini untuk menciptakan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Desa lebih baik dan Mandiri. Kemendes, menurut Taufik memiliki Indeks Desa Membangun yang terdiri dari Indeks Ketahanan Ekonomi, Indeks Ketahanan Sosial dan Indeks Ketahanan Ekologi.

"Jadi parameter SDGs dan jadi indikator Kementerian Keuangan untuk menentukan pagu Dana Desa," kata Sekjen Taufik.

Dana Desa tahun ini sebesar Rp68 Triliun yang memuat sejumlah program yang difokuskan pada pemulihan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu kolaborasi Desa Konstitusi ini karena memang berkaitan dengan pengembangan kapasitas warga desa. Pengukuhan Desa Konstitusi bertujuan untuk turut membumikan dan membudidayakan nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi di tengah-tengah praktik keseharian kehidupan warga bangsa dalam bernegara dan bermasyarakat, utamanya warga desa.

Melalui masyarakat desa yang sadar berkonstitusi, termasuk memiliki kesadaran akan hak-hak konstitusionalnya sebagai warga negara, diharapkan desa menjadi fundamen penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara hukum demokratis dan negara demokrasi berdasarkan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyalahgunaan Ganja Tinggi di Indonesia, BNN Sambut Keputusan MK Tolak Legalisasi Ganja Medis

Penyalahgunaan Ganja Tinggi di Indonesia, BNN Sambut Keputusan MK Tolak Legalisasi Ganja Medis

Batam | Jum'at, 22 Juli 2022 | 16:30 WIB

MK Tolak Uji Materi Ganja Medis, Pembahasan RUU Narkotika Jalan Terus, DPR Bakal Sambangi Kampus-kampus Serap Aspirasi

MK Tolak Uji Materi Ganja Medis, Pembahasan RUU Narkotika Jalan Terus, DPR Bakal Sambangi Kampus-kampus Serap Aspirasi

News | Kamis, 21 Juli 2022 | 14:35 WIB

MK Tolak Permohonan Ibu Pasien Gangguan Fungsi Otak Untuk Menggunakan Ganja Sebagai Obat

MK Tolak Permohonan Ibu Pasien Gangguan Fungsi Otak Untuk Menggunakan Ganja Sebagai Obat

Sulsel | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:39 WIB

Terkini

5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju

5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:52 WIB

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:50 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB

Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi

Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:45 WIB

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:45 WIB

Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya

Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:44 WIB

Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing

Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing

Riau | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB