Wajah Baru Borobudur Sambut Wisatawan

Metro | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 00:01 WIB
Wajah Baru Borobudur  Sambut Wisatawan
Wajah Baru Borobudur (BUMN)

Metro, Suara.com- Pemerintah mengakselerasi proses revitalisasi di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur. Kini, salah satu situs warisan budaya dunia itu tampil dengan wajah baru yang jauh lebih menarik dan juga tampak semakin megah.

Sebagai salah satu DPSP, Borobudur siap menerima wisatawan domestik dan mancanegara. Apalagi ditambah dengan fasilitas yang ramah pengunjung. Berbagai fasilitas ramah lingkungan tersedia di sepanjang jalur kawasan Candi Borobudur, seperti penyedian air bersih siap minum, tempat pemilahan sampah dan jalur yang ramah disabilitas.

Meski bangunan candi belum bisa dinaiki, pengunjung akan tetap merasa puas dengan panorama berlatarkan bangunan Candi Borobudur. Pengunjung juga bisa membeli suvenir dan menikmati keliling kawasan candi menggunakan sepeda, kereta mini, dan andong. 

Berbagai destinasi wisata pendukung juga tidak kalah menariknya, di antaranya desa wisata dengan menggunakan mobil volkswagen. Selain itu adalah Taman Budidaya Kupu-kupu, produksi gula jawa, budidaya madu, pengolahan jamur, dan Svagabumi untuk swafoto.

Menurut Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono, setelah pemerintah menata ulang kawasan candi, wisatawan akan mendapatkan pengalaman baru sejak masuk kawasan candi yang terletak di kabupaten Magelang itu, tanpa harus menaiki bangunan candi.

“Jadi experience itu sudah bisa dinikmati wisatawan sejak masuk ke kawasan Candi Borobudur. Pemerintah sudah melakukan revitalisasi pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan, koridor sampai ke dalam area Candi,” terang Edy Setijono di Jakarta, Jumat (9/8/2022).

Edy mengatakan penataan ulang antara lain dengan melebarkan koridor jalan menuju arah candi dan menyiapkan banyak ruang terbuka (open space) sehingga pengunjung bisa melihatnya secara jelas sejak melewati pintu masuk.

“Fasilitas juga kita sediakan, termasuk semakin banyak open space (ruang terbuka) di dalam. Wisatawan tidak harus langsung ke lokasi candi, tetapi dia bisa melihat menikmati keindahan taman yang hijau dan bersih,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Edy, dengan wajah baru itu para pengunjung atau wisatawan juga bisa bereksperimen dengan beberapa fasilitas di dalam kawasan Candi Borobudur. Di antaranya beberapa museum yang ada di dalamnya, seperti museum Kharmawibhangga yang berisikan koleksi arkeologikal. Selain itu, ada museum Samudraraksa yang dibuat dengan konsep digital.

Setelah sempat ditutup cukup lama selama pandemi covid-19, sekarang wisatawan yang datang juga bisa menikmati berbagai layanan yang disiapkan dan mengagumi keindahan dan kemegahan kawasan itu. Semua itu bahkan bisa dinikmati sebelum memasuki dan melihat langsung bangunan Candi Borobudur yang hingga saat ini masih tidak boleh dinaiki.

“Karena pemerintah atau kita semua ingin agar cara menikmati bangunan kemegahan Borobudur itu, tidak harus dengan menyentuh bangunan itu sendiri,” jelas Edy Setijono.

Edy Setijono juga menyampaikan pihaknya sedang menyusun standard operating procedure (SOP) bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar ke depan memiliki panduan yang sama. Dalam usulan tersebut, pengelola candi menyampaikan bahwa dengan semangat konservasi, wisatawan sedapat mungkin diupayakan untuk bisa menikmati kemegahan Candi Borobudur tanpa harus naik ke struktur bangunan.

Ia juga mengungkapkan pihaknya telah mengajukan usulan tiga pihak yang bisa mendapatkan izin menaiki bangunan Candi Borobudur. Antara lain para pejabat atau kepala negara lain yang berkunjung untuk kepentingan diplomasi, pemuka agama untuk upacara keagamaan, dan peneliti untuk kepentingan sains.

“Ada pihak yang memang harus difasilitasi untuk kepentingan tertentu yang diberikan akses untuk naik ke struktur candi yaitu, tamu kenegaraan, tokoh agama, serta pihak-pihak yang memiliki tujuan riset dan edukasi,” jelasnya. “Ketika pemerintah ingin menjadikan Borobudur sebagai Super Prioritas, tentunya yang diharapkan adalah pertumbuhan kawasan secara keseluruhan, agar Borobudur menjadi percontohan wisata di daerah Jogja, Solo, Semarang (Joglosemar),” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek Restu Gunawan menambahkan upaya yang telah dilakukan pengelola Candi Borobudur bertujuan meminimalisasi jumlah orang yang naik ke struktur bangunan candi. Selain untuk konservasi bangunan Candi, upaya itu diharapkan bisa berpengaruh terhadap penilaian oleh Unesco (Badan PBB yang membidangi sektor pendidikan dan kebudayaan) terhadap warisan budaya dunia tersebut.

“Setiap membangun di kawasan warisan budaya dunia ada namanya Heritage Impact Assessment (HIA) yang diajukan oleh pemerintah melalui Kemendikbudristek ke UNESCO. Nanti setelah itu mereka memberikan monitoring terhadap apa yang dilakukan pemerintah, sesuai atau tidak. Mereka memberikan catatan-catatan. Mudah-mudahan saat Unesco memberikan penilaian terhadap Candi Borobudur, itu bisa memberikan nilai positif,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebagian Rekomendasi Teknis Desain Tol Jogja di Area Selokan Mataram Sudah Diketok

Sebagian Rekomendasi Teknis Desain Tol Jogja di Area Selokan Mataram Sudah Diketok

Jogja | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:39 WIB

Ada Aturan One Gate System, Wisatawan dari Bali Tak Bisa Langsung ke Gili Tramena

Ada Aturan One Gate System, Wisatawan dari Bali Tak Bisa Langsung ke Gili Tramena

Bali | Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Isyana Sarasvati Tampil Ngedance di Album Eklektiko, Lagu BURN Jadi Andalan Baru

Isyana Sarasvati Tampil Ngedance di Album Eklektiko, Lagu BURN Jadi Andalan Baru

Entertainment | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50 WIB

Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis

Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50 WIB

Kasur dan Tisu Jadi Saksi Bisu Kasus Asusila: Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Kasur dan Tisu Jadi Saksi Bisu Kasus Asusila: Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Jatim | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:46 WIB

Lewat Festival Storytelling, Cerita Rakyat Kembali Digaungkan untuk Generasi Muda

Lewat Festival Storytelling, Cerita Rakyat Kembali Digaungkan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:44 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:36 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Feng Shui Pintu Depan Rumah, Ini 7 Tips Menatanya agar Menarik Rezeki

Feng Shui Pintu Depan Rumah, Ini 7 Tips Menatanya agar Menarik Rezeki

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Raffi Ahmad Sudah Haji Berapa Kali? Tahun Ini Berangkat Lagi tanpa Istri

Raffi Ahmad Sudah Haji Berapa Kali? Tahun Ini Berangkat Lagi tanpa Istri

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:28 WIB

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Prabowo Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi, Sosok Petingginya Pernah Dipenjara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:26 WIB