Peringati Hari Pariwisata Dunia Menparekraf Tanam 41 Ribu Mangrove

Metro | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 00:16 WIB
Peringati Hari Pariwisata Dunia Menparekraf Tanam 41 Ribu Mangrove
Peringati Hari Pariwisata Dunia Menparekraf Tanam 41 Ribu Mangrove (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan penanaman bibit mangrove di Taman Hutan Raya Bali kawasan perairan Tanjung Benoa, Bali, bertepatan pada Hari Pariwisata Dunia, Selasa (27/7/2022). 

Penanaman ini merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf didukung oleh Gojek dan Jejak.in guna merealisasikan penanaman 41 ribu bibit mangrove sebagai upaya mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. 

"Kemenparekraf bekerja sama dengan mitra kita yaitu Gojek dan Jejak.in untuk menanam bibit mangrove sebagai upaya kita bersama dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan yang salah satunya untuk mengatasi perubahan iklim," kata Sandiaga Uno. 

Perubahan iklim telah menjadi isu dan perhatian penting bagi berbagai negara di dunia termasuk Indonesia.  Sesuai ketetapan Paris Agreement (2015), semua negara memiliki kewajiban untuk berkontribusi dalam penurunan emisi termasuk melaksanakan, mengomunikasikan upaya ambisius, mitigasi, dan juga adaptasi yang ditetapkan secara nasional atau dikenal sebagai National Determined Contribution (NDC). 

Dampak perubahan iklim dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi yang saat ini mencapai 80 persen dari total bencana yang terjadi di Indonesia, yang memicu risiko kelangkaan air, kerusakan ekosistem lahan dan lautan, kelangkaan pangan, dan penurunan kualitas kesehatan. 

Menurut Nature Climate Change pada 2018, pariwisata termasuk salah satu sektor paling polutan yang menyumbang 8 persen dari emisi global, di mana 49 persen disumbang oleh jasa transportasi. 

Sandiaga menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 50 persen pada 2035 dan net zero emission pada 2050 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak termasuk sektor swasta. 

"Program ini kita harapkan dapat memvalidasi our net zero strategy yaitu net zero kita tahun 2035 untuk kita harus dapat mengurangi emisi karbon hingga 50 persen di sektor pariwisata dari 8 persen menjadi 4 persen. Dan di 2045 target kita ambisi sekali yaitu sektor pariwisata ini akan net zero," kata Sandiaga.  

Di sisi lain, keberadaan mangrove juga menjadi destinasi wisata yang saat ini begitu diminati wisatawan. Karenanya program ini diharapkan juga dapat mendukung hadirnya destinasi-destinasi berbasis ekowisata. 

"(Wisata mangrove) Ini banyak permintaannya baik dari regional, dari Eropa, karena mereka bisa merasakan sensasi di tengah-tengah Mangrove itu kualitas oksigennya luar biasa jadi baik untuk kesehatan, bagus untuk lingkungan. Kami di Kemenparekraf juga akan mengembangkan wisata minat khusus ini agar semakin diminati wisatawan," ujar Sandiaga. 

Kendaraan Listrik 

Kegiatan penanaman mangrove ini sebelumnya diawali dengan konvoi menggunakan 20 motor listrik Gojek. Menparekraf Sandiaga Uno konvoi dari Grand Hyatt Hotel lalu melalui jalan tol hingga tiba di Taman Hutan Raya. Konvoi motor listrik ini menjadi simbol dan wujud komitmen bersama untuk melakukan transisi energi dalam rangka mengurangi emisi karbon sesuai dengan tema presidensi G20.

Sandiaga mendukung pengembangan dan penggunaan kendaraan listrik di mana Provinsi Bali sebelumnya telah ditetapkan sebagai pilot project penerapan kendaraan listrik berbasis baterai.   

"Presiden sudah menunjuk Bali sebagai pilot project. Nusa Dua dalam penyelenggaraan G20 menjadi tahap awal dan akan terus dikembangkan ke berbagai daerah lain di Bali, khususnya di destinasi pariwisata dan sentra ekonomi kreatif," kata Sandiaga. 

Kemenparekraf dikatakan Sandiaga akan menyiapkan program insentif untuk membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif transisi ke kendaraan listrik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Digelar di Bali, Hari Pariwisata Sedunia 2022 Ajak Masyarakat Peduli Pendidikan, Pekerjaan, dan Lingkungan

Digelar di Bali, Hari Pariwisata Sedunia 2022 Ajak Masyarakat Peduli Pendidikan, Pekerjaan, dan Lingkungan

Lifestyle | Selasa, 27 September 2022 | 14:40 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Banten | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:13 WIB

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:51 WIB

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:33 WIB

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

Lampung | Senin, 30 Maret 2026 | 23:27 WIB

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Sumsel | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:10 WIB

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 22:55 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB