Ia mengatakan pelaku ekonomi kreatif di Bali memiliki kreativitas yang tinggi. Namun di sisi lain ia mengakui jika para pelaku ekonomi kreatif Bali masih memiliki keterbatasan dalam memaksimalkan digitalisasi. Pemerintah dikatakannya tidak akan bisa berjalan sendiri dan perlu kolaborasi dari pihak lain terutama sektor swasta.
"Kreativitas dan inovasi yang dimiliki perajin di Bali berada di atas rata-rata, tapi untuk memaksimalkan peran digital, pemasaran berbasis digital, kami sadari masih perlu keberanian yang lebih. Kehadiran kampus ini kita harapkan bisa menjadi wahana untuk meningkatkan hal-hal yang tidak kita kuasai seperti pemasaran berbasis digital," kata Cok Ace.