Kopi Lampung Begawi 2022, Upaya Promosikan Kopi Indonesia dan Kopi Lampung

Metro | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2022 | 00:01 WIB
Kopi Lampung Begawi 2022, Upaya Promosikan Kopi Indonesia dan Kopi Lampung
Kopi Lampung Begawi 2022 Menjadi Media Promosi Kopi Indonesia dan Kopi Lampung (Diskominfotik)

Metro, Suara.com- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, berharap pelaksanaan Kopi Lampung Bagawi 2022 ini menjadi media promosi kopi Indonesia dan kopi Lampung khususnya.

Dengan demikian keunggulan dan brand kopi Indonesia dapat diketahui berbagai pihak dari dalam dan luar negeri, yang pada akhirnya dapat mendorong kemajuan industri, membangun ekosistem bisnis, serta destinasi wisata kopi nusantara.

Harapan  tersebut disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Reni Yanita saat membacakan sambutan  tertulis Menteri Perindustrian pada acara Puncak Kopi Lampung Begawi 2022, Di  Sarinah, Jakarta, Minggu (9/10/2022). 

Reni memaparkan pada tahun 2021, produksi biji kopi Indonesia mencapai 774,60 ribu ton, di mana ekspor biji kopi Indonesia mencapai 380,35 ribu ton atau senilai US$ 843,30 juta. Biji kopi yang tidak diekspor selanjutnya diolah untuk konsumsi dalam negeri dan sebagian diekspor dalam bentuk kopi olahan. Volume ekspor produk kopi olahan pada tahun 2021 mencapai sebesar 197,92 ton  dengan nilai sebesar US$ 604,49 juta. Neraca perdagangan produk kopi olahan Indonesia masih mencatat surplus sebesar US$ 508,82 Juta.

Menurutnya berbicara potensi kopi di Indonesia, saat ini di Indonesia telah terdaftar 40 (empat puluh) Indikasi Geografis (IG) kopi dan Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama dengan produksi biji kopi sebanyak 115.689 (seratus lima belas enam ratus delapan puluh sembilan ribu) ton pada tahun 2021, dan tiga sertifikasi Indikasi Geografis (IG) dengan lokasi Masyarakat Indikasi Geografis (MIG) di Kabupaten Lampung Barat, Way Kanan, dan Tanggamus. 

"Kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, bahkan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Sepertinya, bagi sebagian orang tidak lengkap rasanya bila sehari tidak meminum kopi,"ungkap Reni.

Menurutnya tren specialty coffee yang berkembang di Indonesia selama satu dekade terakhir memperkuat budaya minum kopi serta menjadikan kopi sebuah gaya hidup. Konsumsi kopi per kapita di Indonesia diperkirakan mencapai 1,5 kg/tahun. 

Dengan didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, perkembangan industri kopi olahan di tanah air masih sangat menjanjikan, untuk itu kami terus memacu hilirisasi industri kopi lokal yang mengolah biji kopi di dalam negeri, sehingga meningkatkan nilai tambah produk kopi Indonesia.

:Hal ini nampak dari peningkatan tren konsumsi kopi dalam satu dasawarsa terakhir dapat terlihat dari maraknya cafe dan kedai/warung kopi yang ada di Indonesia."unagkapnya.

Hampir semua cafe di Indonesia selalu ramai oleh konsumen usia remaja dan dewasa. Karena saat ini cafe bukan hanya menjadi tempat untuk menikmati kopi, namun juga menjadi tempat untuk bertemu seseorang, tempat belajar untuk pelajar atau mahasiswa, bahkan sebagai tempat nongkrong kalangan muda. 

Terus meningkatnya angka konsumsi kopi di Indonesia itu tentunya dapat menjadi angin segar bagi para pengusaha kopi di Indonesia. Meski begitu, para pengusaha kopi tidak boleh lengah dalam menjalankan bisnisnya.

Reni juga mengatakan bahwa dalam rangka mendorong pengembangan industri kopi di Indonesia, Kementerian Perindustrian secara konsisten terus melakukan berbagai program antara lain melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi, peningkatan standar dan kualitas produk, fasilitasi mesin peralatan, perbaikan kemasan, serta sertifikasi produk dan kompetensi bagi IKM. 

Selain itu ada fasilitasi peningkatan teknologi produksi melalui mekanisme DAK Fisik Revitalisasi Sentra IKM yang telah diperoleh kab. Lampung Barat (tahun 2017-2018) dan Kab. Way Kanan (tahun 2019-2021).  Pada tahun 2022, Ditjen IKMA Kemenperin menyelenggarakan Bimbingan Teknis Uji Cita Rasa Kopi di Lampung dan Pendampingan Teknis dan Manajemen IKM Kopi di Tanggamus, Lampung sebagai pendukung event Bangga Buatan Indonesia (BBI) Lagawi Fest yang diselenggarakan di Provinsi Lampung. 

Sementara itu Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, dalam sambutannya mengatakan, Kopi di Provinsi Lampung mempunyai sejarah yang cukup panjang melebihi sejarah Provinsi Lampung itu sendiri. Kopi sudah hadir menemani perjalanan, mengisi sendi-sendi kehidupan, menopang perekonomian dan menjadi bagian budaya yang tidak terpisahkan bagi masyarakat Lampung. 

Menurutnya angka konsumsi per kapita kopi di Indonesia yang masih rendah, dapat ditingkatkan melalui upaya yang konsisten dan sistematis dengan melakukan edukasi terkait manfaat kopi, serta kampanye minum kopi sebagai bagian gaya hidup (termasuk gaya hidup sehat), sehingga diharapkan akan semakin memperluas pasar produk kopi didalam negeri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kopi Lampung Begawi 2022 Upaya Promosikan Robusta Lampung

Kopi Lampung Begawi 2022 Upaya Promosikan Robusta Lampung

| Sabtu, 08 Oktober 2022 | 17:39 WIB

Terkini

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona

AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:51 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions

Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:46 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Juvelook Jadi Tren Perawatan Wajah Natural, Keahlian Certified Injector Jadi Penentu Hasil

Juvelook Jadi Tren Perawatan Wajah Natural, Keahlian Certified Injector Jadi Penentu Hasil

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Ramalan 5 Zodiak Paling Hoki pada 7 Mei 2026, Horoskop Terbaik Hari Ini!

Ramalan 5 Zodiak Paling Hoki pada 7 Mei 2026, Horoskop Terbaik Hari Ini!

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:42 WIB

Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro

Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:40 WIB

Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit

Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:34 WIB

Hanya 180 Unit yang Lolos? Rencana Angkot Malang Jadi Feeder TransJatim

Hanya 180 Unit yang Lolos? Rencana Angkot Malang Jadi Feeder TransJatim

Malang | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:32 WIB