Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas Desa Wisata di Tegal

Metro

Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:30 WIB
Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas Desa Wisata di Tegal
Sosialisasi Desa Wisata di Tegal (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mennggelar Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan Desa Wisata di Kota Tegal pada Rabu (12/10/2022) di Premier Hotel Tegal, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan bahwa sosialisasi ini digelar dalam rangka mendorong peningkatan kualitas desa wisata di Tegal, Jawa Tengah

"Pngembangan desa wisata di Tegal bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik sejalan dengan Nawacita Presiden Joko Widodo, Kemenparekraf berkomitmen untuk mendorong implementasi pariwisata berbasis masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Potensi 3A di Kota Tegal sangat luar biasa hal ini bisa menjadi modal utama dalam pengembangan desa wisata,” ujar Vinsensius.

Vinsensius menjelaskan Kemenparekraf telah melaksanakan berbagai program pengembangan desa wisata yang telah dilakukan untuk mempercepat pembangunan desa, mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa, mendukung pemerintah daerah yang berkomitmen dalam mengembangkan desa wisata.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, memberantas kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan dan sumber daya, serta memajukan kebudayaan setempat.

Sementara itu Direktur Pengembangan Destinasi I Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan menambahkan destinasi wisata alam, budaya, dan buatan di Kota Tegal sangat mempesona dan mudah dijangkau dari Jakarta melalui Tol Cipali. Sehingga, pengembangan potensi desa wisata yang ada di Kota Tegal perlu didorong ke arah yang lebih baik sehingga minat wisatawan berkunjung ke Tegal bisa meningkat.

"Kita juga perlu meningkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan pengelolaan desa wisata yang ada di Tegal," kata Wawan.

Wawan menuturkan dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk langkah meningkatkan pembangunan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Wisata Kota Tegal. 

“Sekarang sudah terjadi perubahan paradigma pariwisata dari quantity tourism ke quality tourism. Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah memetakan potensi (unique selling point), selain itu sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta pentahelix harus terus dilakukan untuk mencapai desa wisata yang bekualitas," katanya.

baca juga

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengungkapkan potensi destinasi di Kota Tegal sangat beragam. Namun demikian perlu ada peningkatan dukungan dengan edukasi sadar wisata kepada masyarakat untuk menggali potensi yang telah ada.

"Kampung tematik perlu dikembangkan di kawasan Kota Tegal, namun harus didukung dengan edukasi sehingga ketika ada wisatawan yang datang akan terlayani dengan baik. Pelatihan dan sosialisasi seperti ini menjadi relevan, karena dalam pengembangan desa wisata pemerintah daerah tidak bisa sendiri, perlu ada kolaborasi dengan pihak lain sehingga pengembangan desa wisata atau kampung wisata di Kota Tegal menjadi lebih optimal,” kata Faqih.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal Ikrar Yuswan Apendi menyampaikan pihaknya siap berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk mengembangkan potensi desa wisata di Tegal secara maksimal. 

“Kegiatan ini adalah  upaya kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata nusantara khususnya pariwisata Kota Tegal. Sektor pariwisata ini seperti kita ketahui dapat meningkatkan devisa dan mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja," ujar Ikrar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Desa Badui, Sandiaga Uno Targetkan 2024 Pariwisata Serap 4,4 juta Tenaga Kerja Baru

Kunjungi Desa Badui, Sandiaga Uno Targetkan 2024 Pariwisata Serap 4,4 juta Tenaga Kerja Baru

Serang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 21:45 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×