Beredar kabar bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak terima karena kader Demokrat Lukas Enembe ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam unggahan tersebut juga disebut bahwa Moeldoko 'memberondong' ayah dan anak itu di depan Jokowi.
Kabar yang beredar tersebut dibagikan dan diunggah oleh akun bernama 'Suara Perubahan' di jejaring media sosial Facebook.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"Demokrat Kejang2! Gak Terima Lucas Enembe Dijemput Paksa KPK, SBY-AHY 'Diberondong' Moeldoko-Jokowi" tulis judul unggahan.
"DYARRR!!! DEMOKARAT KEJANG2 GAK TERIMA LUCAS ENEMBE DIJEMPUT PAKSA KPK SBY-AHY 'DIBERONDONG' MOELDOKO DEPAN JOKOWI" tulis keterangan thumbnail video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim soal SBY dan AHY tak terima Lukas Enembe ditangkap adalah salah.
Setelah video unggahan ditonton hingga selesai, tidak ada informasi mengenai klaim tersebut.
Dalam video unggahan tersebut memuat artikel berita dari sejumlah media mengenai penangkapan kasus dugaan suap yang menjerat Lukas Enembe.
Melansir Suara.com, KPK akhirnya menangkap Lukas Enembe di Papua. Penangkapan dilakukan setelah Lukas jadi tersangka pada September 2022. Usai ditangkap, dia langsung dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Setelah dua hari dirawat dengan status penahanan pembantaran, Lukas akhirnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (12/1/2023). Lukas diduga menerima suap Rp1 miliar dari Rijatono Lakka selaku Direktur PT TBP.
AHY sebelumnya berharap hak kesehatan Lukas Enembe dipenuhi, sebelum dilakukan pemeriksaan terhadapnya.
"Yang pertama kita berharap Pak Lukas Enembe ini juga senantiasa diberikan kesehatan karena beliau juga akhir-akhir ini mengalami sakit," kata kata AHY di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2023).