Tak Jadi Hijrah ke PPP, Sandiaga Uno Dapat Iming-Iming Apa dari Prabowo?

Metro

Kamis, 26 Januari 2023 | 08:52 WIB
Tak Jadi Hijrah ke PPP, Sandiaga Uno Dapat Iming-Iming Apa dari Prabowo?
Sandiaga Uno Kunjungi Pelaku UMKM Desa Tenjolaya (Suara.com)

Pengamat politik Ray Rangkuti menyoroti manuver Sandiaga Uno yang kini memilih menetap di Partai Gerindra, padahal sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini diisukan akan berhijrah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ray Rangkuti menilai bahwa adanya perubahan sikap dari Sandiaga Uno ini merupakan hal yang wajar, apalagi jika ternyata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut diiming-imingi sesuatu yang lebih strategis dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurutnya, dalam perpolitikan akan selalu terjadi negoisasi. Dalam proses negoisasi tersebut, wajar bila terjadi berbagai manuver. Seperti halnya yang terjadi pada Sandiaga Uno yang awalnya terkesan ingin hengkang dari Gerindra.

"Tidak ada yang mudah. Selalu ada sisi yang diharapkan atau sebaliknya. Tinggal berhitung dengan cermat, apakah positifnya yang lebih besar atau malah sebaliknya," kata Ray.

Ray Rangkuti juga menilai bahwa manuver Sandiaga Uno yang ingin berpindah ke PPP merupakan bagian dari negoisasi.

"Hanya, sejak awal, saya melihat kans beliau tidak begitu besar. Apalagi sampai berharap PPP mendorongnya menjadi capres," terangnya.

Dalam hal ini, Ray Rangkuti lantas menilai bahwa alasan mengapa Sandiaga Uno memilih bertahan di Gerindra karena ada tawaran baru yang diberikan oleh Prabowo Subianto Cs.

Diungkap oleh Ray Rangkuti, kemungkinan Sandiaga Uno mendapatkan tawaran untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta mendatang.

"Kalau cawagub, saya kira Sandiaga tidak berkenan. Setelah pernah menjadi capres, sulit kiranya mengambil posisi cawagub. Sekalipun itu ada di DKI," pungkasnya.

baca juga

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gibran Ngaku Makin Sayang dengan Prabowo dan Anies, Warganet Goda Mas Wali: Yowes Mbak Selvi Buat Aku

Gibran Ngaku Makin Sayang dengan Prabowo dan Anies, Warganet Goda Mas Wali: Yowes Mbak Selvi Buat Aku

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 08:45 WIB

Disebut Tak Cocok Jadi Wali Kota, Gibran Blak-blakan Ungkap akan Fokus Jadi Pengusaha Baju: Sesuai Arahan

Disebut Tak Cocok Jadi Wali Kota, Gibran Blak-blakan Ungkap akan Fokus Jadi Pengusaha Baju: Sesuai Arahan

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 08:35 WIB

Gibran Dapat Restu dari Prabowo Maju Pilgub, Bakal Jadi Penerus Anies atau Ganjar?

Gibran Dapat Restu dari Prabowo Maju Pilgub, Bakal Jadi Penerus Anies atau Ganjar?

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 08:18 WIB

Politisi PPP Bocorkan Rencana Jokowi Reshuffle Kabinet: Tak Ada Tawar Menawar!

Politisi PPP Bocorkan Rencana Jokowi Reshuffle Kabinet: Tak Ada Tawar Menawar!

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 07:14 WIB

Motif Kemeja Gibran Waktu Bertemu Prabowo Disorot, Warganet: Mas Wali Lebih Cocok Jadi Penjual Baju daripada Politikus

Motif Kemeja Gibran Waktu Bertemu Prabowo Disorot, Warganet: Mas Wali Lebih Cocok Jadi Penjual Baju daripada Politikus

Metro | Kamis, 26 Januari 2023 | 07:02 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×