Thomas Doll, Pelatih Persija Jakarta melancarkan kritik pedas kepada Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong, gara-gara menggelar pemusatan latihan kelompok umur pemain U20 di tengah bergulirnya BRI Liga 1.
Menurut pelatih asal Jerman itu, pemusatan latihan justru tidak mempunyai dampak bagus untuk pemain-pemain muda yang mengikutinya.
Seharusnya, kata Thomas Doll, 30 pemain muda yang dipanggil Shin Tae yong untuk mengikuti TC tersebut dibiarkan berkompetisi besama klubnya masing-masing di Liga 1.
Itu agar para wonderkid mendapat pengalaman bermain melawan bintang-bintang sepakbola yang jauh lebih senior.
Karena itu pula, Thomas Doll sampai-sampai mengatakan Shin Tae yong tampaknya tidak paham sepakbola.
Baca Juga: Pembangunan Tol Pekanbaru-Pangkalan Direncanakan Selesai pada Akhir 2023
Setelah ‘diserang’ habis-habisan oleh Thomas Doll, giliran Shin Tae yong angkat bicara.
Shin Tae yong secara lugas menegaskan, kalau dirinya tidak paham sepakbola, maka tak mungkin dirinya menjadi pelatih.
Apalagi dirinya pernah membawa Timnas Korea Selatan berlaga di Piala Dunia 2018 lalu.
“Kalau saya tak tahu sepakbola, bagaimana bisa jadi pelatih piala dunia. Kalau saya tak mengerti sepakbola, bagaimana saya bisa jadi pelatih Timnas Indonesia?” kata Shin Tae yong melakukan skakmat ke Thomas Doll, Jumat (3/2/2023).
Meski begitu, Shin Tae yong tetap mengakui kebenaran perkataan Thomas Doll terkait pemain muda harus bermain di level tertinggi kompetisi.
“Tapi ya tak seperti itu juga. Saat ini ada kekurangannya juga,” kata dia.
Selain itu, soal pemusatan latihan, Shin Tae yong mengakui ada permintaan dari Presiden Jokowi.
“Ada permintaan dari Presiden Jokowi, Menpora (Zainudin Amali). Masyarakat Indonesia juga memberi dukungan,” kata Shin Tae yong.
Untuk diketahui, ada 30 pemain yang dipanggil Shin Tae yong untuk mengikuti pemusatan latihan demi menyaring pemain inti skuat Timnas Indonesia U20 yang bakal berlaga di Piala Asia U20 2023 di Uzbekistan.
Dari 30 pemain itu, ada 9 pemain muda Persija Jakarta yakni Achmad Maulana Syarif, Alfriyanto Nico Saputro, dan Cahya Supriadi.
Lalu ada Doni Tri Pamungkas; Frengky Deaner Missa; Ginanjar Wahyu Ramadhani; Muhammad Ferarri; Resa Aditya Nugraha; dan, Barnabas Sobor.
Persija Jakarta per Jumat hari ini berhasil melakukan kudeta terhadap Persib Bandung dari puncak klasemen sementara Liga 1, setelah mengalahkan RANS Nusantara FC.
Thomas Doll pun mengakui bakal meminta keringan ke PSSI agar 9 pemain mudanya yang ikut pemusatan latihan Shin Tae yong bisa diturunkan dalam laga Persija bila bermain kandang di Jakarta.