Dituntut 12 Tahun Penjara, Richard Eliezer Pudihang Lumiu Dapatkan Amicus Curiae

Metro | Suara.com

Kamis, 09 Februari 2023 | 17:37 WIB
Dituntut 12 Tahun Penjara, Richard Eliezer Pudihang Lumiu Dapatkan Amicus Curiae
Sidang Richard Eliezer atau Bharada E (Suara.com/Alfian Winanto)

Tanpa kejujuran Richard Eliezer, kasus  akan tertutup rapat dan publik tidak mengetahui kebenarannya sehingga menjadi dark number.

Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mendapatkan tuntutan 12 tahun penjara. Berbagai pendapat menyertai situasinya terkini, seperti ia sendiri yang mengalami sulit tidur, atau di sisi lain pemahaman bahwa menyandang status Justice Collaborator (JC) bukan berarti hukuman menjadi surut karena adanya tindak pidana yang dilakukan. Sampai istilah dilema yuridis dalam putusan hakim.

Dikutip dari kanal News Suara.com, simpati dari khalayak terus bergulir. Demikian pula aksi yang menyorot tindakan-tindakan yang telah dilakukan Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Seperti Aliansi Akademisi Indonesia yang akan menjadi amicus curiae atau sahabat pengadilan.

Aliansi Akademisi Indonesia terdiri dari 122 orang akademisi asal berbagai universitas di wilayah Indonesia.

"Aliansi Akademisi Indonesia menyampaikan surat ini menyatakan diri sebagai sahabat pengadilan (amicus curiae) untuk membela saudara Richard Eliezer Pudihang Lumiu," jelas perwakilan Aliansi Akademisi Indonesia dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof Sulistyowati Irianto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (6/2/2023).

Aliansi Akademisi Indonesia membela Richard Eliezer Pudihang Lumiu karena ia saksi pelaku atau justice collaborator (JC) yang rela untuk menanggung risiko demi terungkapnya kebenaran dan terbongkarnya kasus kejahatan kemanusiaan di ruang pengadilan.

Kasus penembakan Brigadir J atas perintah atasan yang dilakukan Bharada E juga mencoreng nama baik Polri. Tanpa kejujuran Richard Eliezer, kasus  akan tertutup rapat dan publik tidak mengetahui kebenarannya sehingga menjadi dark number.

"Dari seorang justice collaborator seperti Eliezer kita dapat melihat seseorang berpangkat rendah bisa membongkar kasus besar di lembaga penegakan hukum terhormat, melalui skenario kebohongan yang mengecoh publik," jelas Prof Sulistyowati Irianto.

Menurut Aliansi Akademisi Indonesia, LPSK sudah merekomendasikan Richard Eliezer sebagai JC yang didasarkan pada terpenuhi syarat sebagai saksi pelaku, sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Selain itu, Aliansi Akademisi Indonesia menilai ada relasi kuasa yang timpang dalam hubungan antara Richard Eliezer dan Ferdy Sambo sehingga perintahnya yang sulit untuk ditolak.

Ferdy Sambo dianggap tidak memiliki sikap ksatria karena melampiaskan kemarahan hingga membunuh ajudan sendiri tetapi menggunakan tangan bawahan.

"Alasan ketiga, Eliezer adalah kita," kata Aliansi Akademisi Indonesia.

Aliansi juga mendukung supaya Richard Eliezer tidak dihukum berat atau lebih ringan dari para pelaku lainnya sehingga menyelamatkan masa depan pemuda ini, berusia 24 tahun, dan masa depan masih panjang.

Apalagi Richard Eliezer adalah tulang punggung keluarga dari kalangan masyarakat sederhana.

Dukungan kepada Richard Eliezer karena mengutamakan prinsip kejujuran dan kebenaran untuk mengungkap kejahatan serius, juga berarti mengupayakan keadilan bagi korban Brigadir Yosua Hutabarat dan keluarganya.

Dan Aliansi Akademisi Indonesia menyampaikan bahwa mendukung Eliezer bukan persoalan pribadi, tetapi memberi pembelajaran penting tentang pentingnya reformasi di tubuh institusi Kepolisian yang harus segera dilakukan agar tidak terjadi lagi kasus serupa di masa depan.

"Kasus menunjukkan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan yang begitu besar dari seorang jenderal sangat mungkin terjadi tanpa bisa dideteksi sistem tata kelola," kata Prof Sulistyowati.

Para akademisi berharap majelis hakim yang mengadili kasus ini bisa  mempertimbangkan pendapat yang disampaikan, dan memastikan hukuman yang diberikan paling adil sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang tentang Perlindungan Saksi dan Korban, serta peraturan perundangan terkait lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Tiga Hal Memberatkan Hukuman Richard Eliezer, Padahal Keluarga Brigadir Yosua Sudah Memaafkan dan Membelanya

Ada Tiga Hal Memberatkan Hukuman Richard Eliezer, Padahal Keluarga Brigadir Yosua Sudah Memaafkan dan Membelanya

| Kamis, 26 Januari 2023 | 16:57 WIB

Dari Kutipan Ayat Alkitab, Ini Curahan Hati Richard Eliezer Akan Harga Kejujuran Senilai 12 Tahun Hukuman

Dari Kutipan Ayat Alkitab, Ini Curahan Hati Richard Eliezer Akan Harga Kejujuran Senilai 12 Tahun Hukuman

| Kamis, 26 Januari 2023 | 14:29 WIB

Richard Eliezer Serahkan Keputusan Kelanjutan Hubungannya kepada Sang Kekasih

Richard Eliezer Serahkan Keputusan Kelanjutan Hubungannya kepada Sang Kekasih

| Kamis, 26 Januari 2023 | 10:27 WIB

Ferdy Sambo Ngotot Cuma Perintahkan Hajar, Eks Bos BAIS TNI: Richard Eliezer Memang Didesain Tembak Mati

Ferdy Sambo Ngotot Cuma Perintahkan Hajar, Eks Bos BAIS TNI: Richard Eliezer Memang Didesain Tembak Mati

| Rabu, 25 Januari 2023 | 13:18 WIB

Susah Payah Bongkar Skenario Sambo, Jaksa Malah Sebut Richard Eliezer Bukan Penguak Fakta Pembunuhan Yosua

Susah Payah Bongkar Skenario Sambo, Jaksa Malah Sebut Richard Eliezer Bukan Penguak Fakta Pembunuhan Yosua

| Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:09 WIB

Fans Richard Eliezer Berebut Masuk Sidang Pembacaan Tuntutan, Warganet: Berasa Emak-emak Rebutan Sembako

Fans Richard Eliezer Berebut Masuk Sidang Pembacaan Tuntutan, Warganet: Berasa Emak-emak Rebutan Sembako

| Kamis, 19 Januari 2023 | 19:27 WIB

Terkini

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:21 WIB

Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia

Kabar Duka, Ibu Gilga Sahid Meninggal Dunia

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:21 WIB

5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor

5 Item Terlangka di Roblox 2026 yang Jadi Incaran Para Kolektor

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:20 WIB

Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan

Update Harga iPhone Terbaru Maret 2026, Ada Kenaikan Capai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:20 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!

Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran

Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran

Bekaci | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:13 WIB

Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini

Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:10 WIB

5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga

5 Tips Agar Opor Ayam Tidak Cepat Basi untuk Stok Hidangan Keluarga

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:06 WIB