Sebab, Gita menghindari kemungkinan yang lebih buruk terjadi kepadanya dan sang anak ke depannya.
"Siapa tahu malah jadi lebih buruk karena tekanan sulitnya ngurus anak, capeknya, jadi stres dan bisa jadi aku makin parah. Itu sih sebetulnya intinya kenapa aku nggak mau punya anak," imbuhnya.
Kendati demikian, Gita kagum dengan kekurangan sosok ibunya yang merasa harus selalu kuat di depan anak-anaknya. Namun kekurangan tulah yang menurut Gita membuat anak-anak ibunya menjadi lemah.
Ibu Gita pun dinilainya sebagai sosok yang sangat feminis. Gita diminta haurs bisa melakukan semuanya tanpa tergantung sama orang lain.
Sang ibu bahkan berkata ke Gita untuk tak perlu buru-buru untuk urusan pernikahan dirinya kala itu. Selain itu, Gita menyebut bahwa sang ibu juga menghormati keputusannya dan Paul untuk childfree.
"Yang lebih keren lagi dari nyokap adalah dia sangat sangat menghormati keputusanku untuk nggak punya anak. Banyak orangtua di luar sana yang nggak menghormati anaknya dalam arti anak dewasa yang bisa membuat keputusannya sendiri dan berpikir sendiri," tutur Gita.