Terkuak, Siapa yang Pasang Pelat Nomor Palsu Jeep Rubicon dan Menuruti Semua Order Mario Dandy Satriyo

Metro Suara.Com
Rabu, 01 Maret 2023 | 11:23 WIB
Terkuak, Siapa yang Pasang Pelat Nomor Palsu Jeep Rubicon dan Menuruti Semua Order Mario Dandy Satriyo
Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan (Suara.com/Yasir)

Disebut sebagai teman yang penurut, tersangka S menuruti segala permintaan Mario Dandy Satriyo.

Peran Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan (19) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan brutal atas David Latumahina yang dilakukan Mario Dandy Satriyo semakin terkuak. Selain menjadi perekam video tindak sadis berujung korban mengalami koma lebih dari sepekan, ikut memberikan "dukungan" berupa kalimat provokasi, belakangan  juga diketahui dialah pengganti pelat nomor palsu Jeep Rubicon--saksi bisu kejadian ini.

Dikutip dari kantor berita Antara, Happy SP Sihombing, kuasa hukum Shane Lukas Lumbantoruan atau S menyatakan bahwa klien merekam video penganiayaan itu karena adanya relasi ketergantungan pertemanan.

"Ada relasi ketergantungan karena menurut bapaknya, S ditelpon berkali-kali dan S tidak mau. Dandy langsung jemput pakai Rubicon itu," jelas Happy SP Sihombing di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2023).

Ditegaskan bahwa tersangka S saat itu sedang berada di bawah kendali MDS, sehingga mau saja menuruti perintahnya saat dibawa ke tempat lain menggunakan Jeep Rubicon. Dan S yang dikenal baik dan penurut sudah lebih dari satu tahun berteman dengan MDS yang berawal dari teman nongkrong hingga akhirnya semakin akrab.

"Salah satunya terkait permintaan mengganti pelat nomor yang merupakan perintah dari Dandy," lanjut Happy SP Sihombing.

Mengulang konferensi pers Polres Metro Jakarta Selatan, Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Lumbantoruan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan David Latumahina. Mario Dandy Satriyo atau MDS melakukan kekerasan fisik dan verbal secara brutal, sementara Shane Lukas Lumbantoruan atau S merekam dalam bentuk video menggunakan smartphone MDS, juga memberikan kalimat dukungan atau support atas tindakan penganiayaan, melakukan pembiaran kejadian berlangsung serta memberikan contoh sikap tobat agar ditirukan korban.

Kalimat memorable dari S adalah, "Parah banget, kalau guwe pukulin aja."

Kedua tersangka juga telah menjalani pemeriksaan urine dan dinyatakan bebas obat-obatan terlarang sampai alkohol. Meski ditemukan sebotol minuman keras di cup holder Jeep Rubicon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI