Beredar kabar Raffi Ahmad ditangkap polisi gara-gara namanya terseret dalam kasus pencucian uang.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube BASABASI GOSIP pada Selasa (4/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 84,4 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "RAFFI AHMAD DITANGKAP POLISI, IKUT TERSERET KASUS PENCUCIAN UANG~GOSIP ARTIS HARI INI~BASABASI GOSIP".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "RAFFI AHMAD DIRINGKUS POLISI. NAMANYA TERSERET KASUS PENCUCIAN UANG".
Pada bagian thumbnail video juga tampak gambar Raffi Ahmad berbaju tahanan, sosok Nagita Slavina yang sedang menangis, dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Raffi Ahmad ditangkap polisi usai namanya terseret dalam kasus pencucian uang adalah tidak benar.
Pasalnya, dalam unggahan berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video.
Tayangan ini justru hanya berisi beberapa video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Meliputi video pernyataan Rhenald Kasali mengenai kasus Rafael Alun Trisambodo, video klarifikasi Hotman Paris terkait keterlibatan Raffi Ahmad dalam kasus Rafael Alun Trisambodo, serta video suami Nagita Slavina yang menampik kabar dirinya mengenal eks pejabat pajak tersebut.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengutip dan membacakan sebuah artikel yang mengulas soal rumor Raffi Ahmad terlibat dalam kasus pencucian uang.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim Raffi Ahmad ditangkap polisi karena terlibat dalam kasus pencucian uang.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Raffi Ahmad ditangkap polisi gegara terseret kasus pencucian uang adalah keliru.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube BASABASI GOSIP tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.