Kabar duka datang dari Raja Dangdut Rhoma Irama.
Kabar ini disampaikan lewat video yang diunggah YouTube Coretan Tinta Selebritis, dikutip Rabu (5/4/2023).
"Innalillahi. Kabar Duka dari Pedangdut Rhoma Irama: 'Semoga Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah' " tulis judul video tersebut.
Sampul video memperlihatkan kumpulan orang-orang menggendong keranda dan ada foto Rhoma Irama serta Inul Daratista yang sedang menangis.
"Kabar Duka Dari Raja Dangdut Rhoma Irama Postingan Terakhir Dibanjiri Ucapan Duka," tulis pengunggah video.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 400 kali.
Lantas, seperti apa kebenaran informasi ini?
Usai tim Metro Suara menyaksikan hingga selesai, tidak ada kesesuaian antara judul, sampul, dan isi video.
Foto keranda dan didampingi foto Rhoma Irama dan Inul Daratista memperkuat persepsi kabar duka ini.
Namun, faktanya di tengah video narator menginformasikan bahwa kabar duka memang datang dari Rhoma Irama yang ditinggal selamanya oleh sang sahabat.
KH. Munahar Muchtar yang merupakan mantan Ketua Umum MUI DKI lengkap dengan foto almarhum.
Kemudian Narator menjabarkan profil mendiang.
Di sisi lain, Rhoma Irama hingga kini masih dalam keadaan sehat karena masih aktif mengunggah video di podcast pribadinya.
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas maka bisa disimpulkan jika video unggahan Coretan Tinta Selebritis telah menyampaikan informasi yang mengarahkan sesat.
Faktanya video mengabarkan sahabat dari Rhoma Irama yang telah meninggal dunia, tidak sinkron dengan sampul video yang menampilkan foto Rhoma Irama.
Video ini bisa dikategorikan sebagai hoak dan berpotensi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].