Nama Raffi Ahmad masih menjadi sorotan usai dirinya dikaitkan dengan artis inisial R yang diduga terlibat dalam pusaran kasus dugaan pencucian uang Rafael Alun.
Terkini, dikabarkan KPK sidak Raffi Ahmad di ruangan tertutup dan mengungkap adanya bisnis gelap.
Kabar tersebut beredar dari video yang diunggah di channel YouTube Seleb TV.
"Ungkap Adanya Bisnis Gelap!! KPK Sidak Raffi Ahmad di Ruangan Tertutup...," tulis judul video tersebut.
Sampul video memperlihatkan foto para petugas KPK sedang menyidak sebuah ruangan dan ada seseorang pria dengan wajah mirip Raffi Ahmad.
"'Punya bisnis gelap KPK sidak raffi Ahmad diruangan tertutup," narasi sampul video.
Sampai berita diturunkan, video ini telah disaksikan lebih dari 3.300 kali, artinya minat masyarakat tinggi terhadap kabar tersebut.
Lantas, benarkah kabar mengejutkan ini?
Usai tim Metro Suara melakukan penelusuran pada video berdurasi 3 menit 5 detik itu, informasi yang disampaikan salah.
Terjadi ketidaksesuaian antara sampul, judul, dan isi video.
Sejak awal video, narator menjelaskan klarifikasi Raffi Ahmad yang memang bekerja sama dengan menantu Rafael Alun di tim Basket Rans.
Namun, menurut narator, Raffi Ahmad menyanggah dirinya disebut mengenal Rafael Alun.
Bahkan, disebutkan narator Raffi menyangkal kekayaan miliknya bukan dari hasil pencucian uang.
Faktanya, Raffi Ahmad menyatakan siap jika KPK memeriksa kekayaan miliknya dan Rans Entertainment.
Hingga akhir video tidak ada pembahasan seputar sidak yang dilakukan KPK dan bisnis gelap Raffi Ahmad.
KESIMPULAN
Dari uraian informasi tersebut, kabar bahwa KPK sidak Raffi Ahmad di ruang tertutup, ungkap adanya bisnis gelap adalah hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].