AKBP Achiruddin Hasibuan jadi sorotan usai viral video penganiayaan yang dilakukan anaknya Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa.
Tidak sampai di situ, pihak PPATK mengendus ada yang aneh dengan harta kekayaan yang dimiliki AKBP Achiruddin Hasibuan.
Belakangan, beredar kabar Kapolri membongkar sindikat BBM ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan.
Disebutkan melibatkan seorang perwira polisi.
Informasi ini disampaikan melalui video yang diunggah kanal YouTube Agenda Nusantara, berjudul "Kapolri Bongkar Sindikat BBM Ilegal AKBP Achirudin Juga Seorang Perwira Polisi".
Narasi pada thumbnail menyebutkan bahwa terbongkar sindikat BBM ilegal AKBP Achirudin juga perwira anggota polisi.
Tampak potret Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo memberikan keterangan dan beberapa orang mengenakan baju tahanan, salah satunya berwajah AKBP Achiruddin Hasibuan.
Hingga kini, Kamis (4/5/2023), video tersebut telah disaksikan lebih dari 48.000 kali.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Setelah menonton video berdurasi 12 menit 6 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi ataupun bukti valid yang membahas Kapolri membongkar sindikat BBM ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan dan melibatkan seorang perwira polisi.
Narator dalam video menginformasikan potongan komentar dari berbagai pakar soal dugaan keterlibatan sindikat BBM ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan terhadap BBM ilegal.
Dikabarkan juga, PPATK yang telah memblokir rekening milik sang istri.
Juga diinformasikan saat AKBP Achiruddin Hasibuan masih menjabat Kasat Narkoba di Binjai, pernah menembak mati seorang warga dan tidak ditemukan bukti narkoba yang disangkakan.
Hingga akhir video tidak ada informasi seputar Kapolri yang membongkar sindikat BBM ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan, dengan melibatkan seorang perwira polisi.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kapolri membongkar BBM ilegal AKBP Achiruddin Hasibuan, melibatkan seorang perwira polisi merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].