BSSN Minta BSI Terbuka kepada Nasabah soal Peretasan, Bisa Disanksi

Metro

Selasa, 16 Mei 2023 | 16:26 WIB
BSSN Minta BSI Terbuka kepada Nasabah soal Peretasan, Bisa Disanksi
BSI jadi korban peretasan kelompok ransomware Lockbit. Dinilai bisa kena sanksi. (Antara)

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menganjurkan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk lebih terbuka kepada masyarakat terkait peretasan.

Anjuran ini disampaikan BSSN setelah BSI menjadi korban peretasan kelompok ransomware Lockbit. Peretasan ini terungkap pekan lalu, setelah BSI berkali-kali mengeklaim bahwa layanannya terkendala karena adanya perawatan rutin.

Deputi Bidang Keamanan Siber & Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Sulistyo mengatakan BSI perlu berinteraksi dan memberikan informasi mengenai apa yang sebetulnya terjadi secara terbuka, baik kepada pihak otoritas, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun masyarakat dan nasabah.

“Tentunya (BSI) harus berinteraksi dengan terbuka antara pihak yang mempunyai masalah dengan pihak otoritas, juga masyarakat, tetapi tidak ada pemaksaan,” ujarnya seperti dilansir dari Antara, Selasa (16/5/2023).

Berbicara di sela-sela soft launching “National Cybersecurity Connect 2023” di Jakarta, Sulistyo juga mengingatkan tiap penyelenggara sistem elektronik (PSE) membutuhkan Data Protection Officers (DPO), pejabat atau petugas yang bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan mitigasi risiko pelanggaran pelindungan data.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk mengetahui lebih jelas insiden peretasan yang dialami BSI, diperlukan audit digital foresnik.

“Untuk mengetahuinya langsung lakukan digital forensik. Tidak bisa sembarang menilai tanpa bantuan data yang valid,” kata dia.

Meski perlu pemeriksaan lebih lanjut, BSSN menyebut PSE dapat dikenakan sanksi apabila lalai dalam perlindungan data, seperti yang diatur dalam UU No 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

“Kita lihat di UU 27 apabila data prosesor atau pengendali data, pengolahan sampai proses keamanan data tidak sesuai dengan standar keamanan maka lembaga akan dikenakan sanksi, tapi itu kan harus kita lihat lagi,” jelas Sulistyo.

Setelah sempat mengeklaim hanya melakukan perawatan rutin, BSI pada Selasa mengatakan telah berkoordinasi dengan OJK dan BSSN soal peretasan yang dialaminya.

Sementara itu di sisi lain kelompok peretas Lockbit telah mulai menyebarkan data-data yang dicurinya dari BSI. Data-data itu antara lain terkait informasi pribadi karyawan internal BSI dan nasabah ke internet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Data Nasabah Mulai Disebar ke Darkweb, Begini Respon BSI

Data Nasabah Mulai Disebar ke Darkweb, Begini Respon BSI

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2023 | 12:11 WIB

Negosiasi Gagal, Ransomware LockBit Sebar 1,5 TB Data Nasabah dan Karyawan BSI di Dark Web

Negosiasi Gagal, Ransomware LockBit Sebar 1,5 TB Data Nasabah dan Karyawan BSI di Dark Web

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 09:53 WIB

BSI Kena Serangan Siber, Wapres: Pengalaman Buruk

BSI Kena Serangan Siber, Wapres: Pengalaman Buruk

Bisnis | Selasa, 16 Mei 2023 | 08:49 WIB

Terkini

Beraksi Tengah Malam, Pria 44 Tahun di Tanggamus Nekat Jarah Kabel Proyek

Beraksi Tengah Malam, Pria 44 Tahun di Tanggamus Nekat Jarah Kabel Proyek

Lampung | Senin, 01 Juni 2026 | 10:52 WIB

realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging

realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 10:52 WIB

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:49 WIB

Kronologi Begal Sadis Tewaskan Pemuda di Pelalawan, sang Adik Selamat

Kronologi Begal Sadis Tewaskan Pemuda di Pelalawan, sang Adik Selamat

Riau | Senin, 01 Juni 2026 | 10:47 WIB

Dibalik Kasus Prihantini: Mengapa Standar Global Begitu Mudah Dicurangi?

Dibalik Kasus Prihantini: Mengapa Standar Global Begitu Mudah Dicurangi?

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 10:40 WIB

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Sedih Tak Sempat Berpamitan dengan Suporter

Ibrahima Konate Resmi Tinggalkan Liverpool, Sedih Tak Sempat Berpamitan dengan Suporter

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:38 WIB

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Promo Indomaret Fresh 1-15 Juni 2026: Diskon Susu, Buah, Sayur hingga Tempe Hemat 40%

Promo Indomaret Fresh 1-15 Juni 2026: Diskon Susu, Buah, Sayur hingga Tempe Hemat 40%

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 10:35 WIB

Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan

Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan

Sport | Senin, 01 Juni 2026 | 10:34 WIB