Bupati: Butuh Guru ASN untuk Ajarkan Agama Marapu di Sumba Timur

Metro | Suara.com

Kamis, 25 Mei 2023 | 19:49 WIB
Bupati: Butuh Guru ASN untuk Ajarkan Agama Marapu di Sumba Timur
Bupati Sumba Timur Khristofel Praing mengatakan daerahnya butuh guru ASN untuk mengajarkan agama Marapu ke anak sekolah. (sumbatimur.go.id)

Bupati Sumba Timur Khristofel Praing mengatakan wilayahnya membutuhkan lebih banyak penyuluh atau guru untuk mengajarkan kepercayaan atau agama Marapu kepada siswa penghayat kepercayaan di sekolah.

"Harus ada formasinya untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita penghayat aliran kepercayaan Marapu, memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kita yang lain,” kata Khristofel ketika berkunjung ke Kampung Raja Prailiu, Sumba Timur, NTT, Kamis (25/5/2023).

Khristofel menuturkan bila menilik ke belakang, Marapu sudah hadir di dalam masyarakat Sumba jauh sebelum Indonesia merdeka ataupun agama lainnya masuk ke dalam negeri. Saat ini pun, negara juga sudah mengakui eksistensi Marapu sebagai salah satu kepercayaan asli bangsa Indonesia.

Hanya saja dalam perjalanannya, kepercayaan Marapu mengalami sejumlah kendala. Dimana salah satunya berkaitan dengan pendidikan anak-anak penghayat Marapu yang masih banyak duduk di bangku sekolah, yang membutuhkan lebih banyak penyuluh kepercayaan atau guru untuk membimbing mereka.

Data milik Kemendikbudristek pun, sudah ada enam sekolah yakni dua SD dan empat SMA, yang memfasilitasi siswa belajar Marapu. Namun dengan jumlah siswa yang amat banyak, wadah tersebut dinilai perlu lebih ditingkatkan.

Oleh karenanya, guna mewujudkan kesetaraan dan keberlanjutan kepercayaan Marapu, ia menyarankan pemerintah untuk membuka formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi guru-guru yang mendalami kepercayaan Marapu agar legalitasnya semakin diakui.

Sebab, pemerintah daerah setempat tidak bisa terus menerus bergantung pada para penyuluh penghayat kepercayaan Marapu, yang tidak mempunyai ikatan dalam bentuk riil dengan pemerintah ataupun sekolah tempat mereka mengajar. Hal tersebut juga berkaitan erat dengan insentif yang diberikan dan keberlanjutan nasib karir para penyuluh di masa depan.

"Ini juga akan memastikan proses pembelajaran di kelas berjalan dengan berkesinambungan,” ucapnya.

Marapu adalah sebuah kepercayaan yang berkembang di Pulau Sumba, termasuk Sumba Timur, yang menyembah Tuhan melalui perantara ruh nenek moyang atau leluhur. Penghayat Marapu juga menyembah Tuhan yang Maha Esa, bukan dewa, arwah, atau benda-benda.

Penyembahan dan pengagungan dari manusia kepada Tuhan tidak dilakukan secara langsung dan harus melalui perantara Marapu, yaitu para leluhur yang telah meninggalkan dunia material dan diyakini masih hidup di alam spiritual, juga Marapu yang merupakan roh makhluk lainnya. Penghayat kepercayaan Marapu menilai baik Tuhan, manusia, alam semesta, dan Marapu saling terhubung satu sama lain. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Diterkam Buaya Saat Mandi di Pantai Warambadi Sumba Timur

Bocah Diterkam Buaya Saat Mandi di Pantai Warambadi Sumba Timur

Sulsel | Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:43 WIB

Banjir Terjang Sumba Timur, Puluhan Rumah Terendam, Warga Mengungsi ke Gereja

Banjir Terjang Sumba Timur, Puluhan Rumah Terendam, Warga Mengungsi ke Gereja

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 16:40 WIB

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Nonton Pacuan Kuda di Sumba Timur

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Nonton Pacuan Kuda di Sumba Timur

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 15:47 WIB

Terkini

7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor

7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:58 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bajak Laut & Purnama Terakhir: Mencari Pusaka Sakti Majapahit 1667

Bajak Laut & Purnama Terakhir: Mencari Pusaka Sakti Majapahit 1667

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

5 Rekomendasi Setrika Hemat Listrik yang Bikin Pakaian Licin Sempurna

5 Rekomendasi Setrika Hemat Listrik yang Bikin Pakaian Licin Sempurna

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:54 WIB

Stadion Belum Siap? Ternyata Ini Alasan Dewa United vs Persib Tak Boleh Dihadiri Penonton

Stadion Belum Siap? Ternyata Ini Alasan Dewa United vs Persib Tak Boleh Dihadiri Penonton

Banten | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed

Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed

Bola | Minggu, 19 April 2026 | 15:52 WIB

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:50 WIB

Bukan Cabai, Petani di Empat Lawang Tanam 44 Batang Ganja di Dapur Rumah

Bukan Cabai, Petani di Empat Lawang Tanam 44 Batang Ganja di Dapur Rumah

Sumsel | Minggu, 19 April 2026 | 15:48 WIB